Membedah Sentosa Island Lebih Dalam

Kenapa kebanyakan turis selalu memposting fotonya dengan latar belakang bola biru Universal Studio?….Sudah menjadi kesepakatan informal, jika sudah berfoto demikian maka Dia telah sah mengunjungi Negerinya Lee Kuan Yew.

Lalu pernahkah Kamu berfikir untuk membedah seisi Sentosa Island ?….Eh satu lagi, semua itu dilakukan dengan berjalan kaki….Sanggup?

Hahaha….Edun.

Emangnya Kamu pernah, Don?….yee iii lee, “crazy backpacker” kek Guwe ditanya begituan….ya pernah lah….ampe gempor malah….

Nih ceritaku….mana ceritamu….jangan dink, capeeeekkk!

Turun di stasiun MRT Harbour Front, Aku keluar melalui Vivo Mall. Di dalam mall, plis jangan terlena ama barang dagangan atau bahkan ama para amoy yang aduhai itu. Kamu hanya perlu fokus untuk mencari papan petunjuk yang akan mengarahkanmu ke Sentosa Boardwalk.

Ikon Vivo Mall di lantai teratas….dari lantai ini, exit door ke Sentosa Boardwalk sudah deket kok.

Btw, tar dulu….Kamu tahu kan apa itu “Sentosa Boardwalk”?

Sentosa Boardwalk

Kalau ke Sentosa Island naik bus atau travel car maka Kamu ga bakal nemuin jalan apung ini. Apalagi kalau naik monorail Sentosa Express atau Cable Car….Hmmh, kapan ya Aku bisa naik begituan….hahaha, pernah tauk….baca aja deh.

Yes….Sentosa Boardwalk adalah jalur pejalan kaki sepanjang 600 meter yang dibuat seakan mengapung di atas air laut untuk menghubungkan Sentosa Island dengan daratan utama Singapura….Keren yaaaa.

Titik awal Sentosa Boardwalk.

Jika Sentosa Boardwalk untuk pejalan kaki, maka dimana jalan mobil dan jalur monorail menuju Sentosa Island?.

Ya pasti ada lah….Kamu hanya perlu berjalan keluar jalur di kiri Sentosa Boardwalk, maka Kamu akan menemukan jawabannya

Ntuhhh….

Jalan raya dan jalur monorail menuju Sentosa Island.

Karena sukanya gratisan, maka Aku ke Sentosa Island dengan….jalan kaki lageeeeeeee….

Sedikit dibantu escalator. Walau porsi besarnya tetap jalan kaki.

Plis deh, lepasin kacamata kudanya….ya emang sih cepet nyampai, tapi Kamu ga akan dapat view experience yang yahuut.

Nih….hasil ketika Aku mengkol di salah satu deck Sentosa Boardwalk.

Njirrr….itu Harbour Front Port. Kalau mau ke Batam naik ferry di situ, gaes. Do’ain Aku bisa naik kapal pesiar kek gitu ya….
Viewpoint di pertengahan Sentosa Boardwalk

Automatic Fare Gate di ujung Sentosa Boardwalk itu tertutup kain, pertanda bahwa Aku tak perlu membayar Rp. 10.000 untuk  memasuki gerbang Sentosa Island….Ada promo apa sih?

Trick Eye Museum

Mau masuk situ?….boleh siapin aja Rp. 200.000. Aku sih kagak masuk….

Masuk gerbang Sentosa Island disambut sungai buatan berseberangan dengan museum.

Sentosa Resort World Sign

Alur pajalan kaki mengantarkanku memasuki goa buatan tepat dibawah papan nama “Sentosa Resort World”

Mending sekali foto jadi….ini gagal mulu….ya harus nunggu monorail berikutnya lewat lagi.

Malaysian Food Street

Lama-lama sewot juga….kelaparan mulai melanda setelah mendapatkan foto itu. Tapi Aku tahu, setelah Trick Eye Museum itu ada Malaysian Food Street.

Nah ntuh dia….
Lo kire makanan jalanan….ya kagak lah. Sentosa Island kan tempat orang SIngapura buang duit….hihihi

Untuk berhemat, Aku saranin isi botol minuman Kalian di free water station di sebelah ticketing counter dekat pintu masuk Sentosa Island.

Pintu keluar Malaysian Street Food yang langsung berhadapan dengan bola dunia Universal Studio.

Universal Studio

Walaupun sebelumnya sudah dua kali ke sini, tetap aja kesini lagi buat yang ketiga kali….kurang kerjaan lo, Don.

Maaf ya mbak cantik….Kena candid.

Kebanyakan turis sudah merasa cukup sampai disini kala berwisata ke Sentosa. Nah dibelakang Universal Studio ini ada apa aja ya?

Yuk Kita telusuri….

Lake of Dreams

Berjalan ke selatan dari bola dunia Universal Studio, Kamu akan menjumpai Lake of Dreams. Kala siang memang tak menarik. Tapi kalau datang saat malam, tempat ini akan menyajikan pertunjukan koreografi menarik yang megkombinasikan audio, api, air dan cahaya.

Pertunjukannya gratis….

The Maritime Experimental Museum

Letaknya tepat di samping Lake of Dreams, ini dia:

Ke selatan terus melewati kolam dengan banyak air mancur kecil seperti ini:

Sentosa Merlion

Maka akan terlihat dengan jelas patung Merlion berwarna coklat. Patung setengah singa dan ikan ini sering disebut kembaran patung yang sama di Merlion Park. Kamu bisa ikut Sentosa Merlion Tour seharga Rp. 180.000 untuk menaiki patung dari dalam dan menikmati indahnya Sentosa island dari ketinggian 37m.

Saat malam, ada audiolaser show dengan Sentosa Merlion sebagai obyeknya.

Patung itu akan berubah-rubah warna selama pertunjukan Merlion Magic Lights.

Sentosa Merlion Walk

Di belakang Sentosa Merlion tardapat Merlion Walk sepanjang 120 meter. Pedestrian dengan konsep mosaic theme park beserta air mancur di sepanjang taman akan memanjakan mata di tengah teriknya Sentosa Island.

Sentosa Express Beach Station

Di ujung Merlion Walk terdapat dua bangunan besar. Bangunan di kiri adalah Beach Station. Turis pengguna Sentosa Express yang akan berwisata ke sepanjang pantai selatan Sentosa biasa turun di sini.

Akhirnya mencicipi Sentosa Express gratis ketika pulang dari Siloso Beach.

i-Fly Singapore

Nah, disebelah kanan adalah gedung i-Fly Singapore. Kamu yang mau ber-indoor sky diving harus merogoh kocek sebesar Rp. 900.000.

Untung ga suka sky diving….dompet aman, hahaha

Siloso Beach

Berada tepat di pantai, Aku memutuskan berbelok ke kanan menuju Siloso Beach. Oh ya, jika Kamu berbelok ke kiri maka akan menjumpai Palawan Beach dan Tanjong Beach. Gunakan saja beach tram yang melintas sepanjang garis pantai jika ga kuat jalan kaki !.

Disepanjang Siloso Beach Walk, Aku menjumpai beberapa Machine Gun Pillbox. Garis pertahanan Singapura ini dibangun pada 1936-1940 semasa Perang Dunia Kedua.

Nih….

Perlu berjalan 700m dari i-Fly Singapore menuju Siloso Beach dan bermain air sepuasnya disana.

Tertarik ?? coba deh keliling pulau !….pasti gempor dan kebakar matahari….hihihi.

Scoot Air TR457 dari Kuala Lumpur ke Singapura (KUL-SIN)

SCOOT AIR….maskapai Low Cost Carrier (LCC) milik Negeri Singa yang kepemilikan sahamnya dikuasai oleh Singapore Airlines.

Lintasan terbang Scoot Air TR457. Sumber dari https://flightaware.com

Scoot sendiri masuk list ke-22 dari seluruh maskapai yang pernah kunaiki. Melalui nomor penerbangan TR457 dengan rute regular Kuala Lumpur (KUL) ke Singapura (SIN), Aku pertama kali menggunakan jasa Scoot Air  tertanggal 31 Maret 2018. Kali ini Aku menaiki pesawat berjenis Airbus A320 dengan kapasitas 168 penumpang.

Walaupun sebenarnya Aku pernah menggunakan Maskapai  Tiger Mandala pada 26 November 2013 saat menuju ke Bangkok dan Tiger Air pada 11 Januari 2015 saat kembali dari Vietnam. Kini kedua maskapai tersebut sudah merger ke dalam Maskapai Scoot Air.

Tuh kan sudah merger, masih ada identitas Tiger Air di badan pesawat Scoot Air TR457

Ketidakjelasan terminal asal keberangkatan (apakah dari KLIA terminal 1 atau KLIA terminal 2) membuatku sedikit gelisah karena biasanya Departure List baru keluar 2 jam sebelum penerbangan. Dan tentu perlu waktu untuk berpindah dari KLIA2 ke KLIA.

Untuk penerbangan internasional, Aku selalu memulai perjalanan menuju bandara 4 jam sebelum waktu penerbangan. Jadi Aku meninggalkan Westree Hotel pada pukul 05:30 dan bergegas menuju ke Skybus/Aerobus Shelter yang terletak di KL Sentral. Karena jaraknya cuma 40 m, Aku hanya perlu berjalan kaki selama 3 menit menuju shelter.

Security hotel keturunan India tajam memerhatikanku di pintu lobby bagian dalam….Lha iya, Aku berdiri lama ditengah pintu….clingak-clinguk kiri kanan kaya ayam mau nyebrang….Saking sepinya, Aku harus memastikan tak ada yang mencurigakan di sepanjang jalan yang akan kulewati menuju KL Sentral.

Yesss….Sepi, ndak ada orang….Kabuuurrrrrr. Bak atlit jalan cepat, Aku mulai menjauhi hostel. Aku tiba saat bus siap berangkat.

Dengan 12 Ringgit aku tiba di KLIA2 pada pukul 6:30. Setiba di KLIA2, Aku segera menuju information centre untuk menanyakan dimana terminal TR457 akan lepas landas. Pagi-pagi Aku sudah ngrepotin Si mbak India petugas information centre, karena Departure Board belum menampilkan informasi tentang TR457 maka Dia harus menarik keyboard dan mencarikan info untukku….Hadeuhhh, sudah manis….baik pulak si teteh….eh, si mbak.

Buseeettt….mataku melotot sambil mengunyah nasi lemak telur ceplok di pojokan NZ Curry House….kek kambing yang sedang memamah biak. Pertanda Aku tak bisa membohongi otak bahwa perutku belum siap bersarapan.

Ya memang tak ada pilihan lain, lebih baik sarapan di kedai makan India dengan harga paling murah sebelum menuju ke lantai 3 untuk proses check-in, proses imigrasi dan keberangkatan.

Departure Board di Departure Hall
Information Centre di Departure Hall
Departure Hall Area
Konter check-in Z2-Z3 untuk Scoot Air TR457
Setelah melewati konter imigrasi, Aku menuju ke ruang tunggu di gate L3.

Aku memasuki ruang tunggu pada pukul 08:05. Dalam kejenuhan menunggu, datang kepadaku wajah Vietnamese dan bertanya:

Vietnamese: “Hi, Can you explain to me about my cigarette (sambil menunjukkan sebungkus rokok yang sudah terhisap dua puntung). Can me bring it when entering Singapore?”

Aku : “Do you bring another one  or just this opened pack?. If you just bring it, you can savely entering Singapore.”

Vietnamese: “No, I just bring it. So it’s savely. Thanks you.”

Aku: “You are welcome”.

Ruang Tunggu di depan Gate L3
Setelah menunggu selama 20 menit, akhirnya boarding process dimulai.
Mana 14D….manaaaaa?

Scoot Air identik dengan warna kuning. Pesona pramugari-pramugara muda keturunan Tiongkok semakin segar ketika penampilan mereka terlihat berbalut t-shirt dan syall serba kuning.

Terbang diatas selat Malaka
Langit sungguh cerah, nikmat banget terbang tanpa turbulensi.

Setelah mengudara selama 1 jam 15 menit, Aku mendarat di Terminal 2 Changi International Airport. Berusaha secepat mungkin meninggalkan Changi untuk menuju ke Greendili Backpackers Hostel di bilangan Race Course Road dan selanjutnya siap mengeksplorasi Singapore untuk ke-7 kalinya.

Cari peta MRT sebelum masuk konter imigrasi Changi International Airport.
Catch the MRT ! Menuju pusat kota

Makan siang dulu yuk ke Mustafa Centre sebelum walking-walking.

Sebagai alternatif, tiket pesawat, kereta dan bus dari Kuala Lumpur ke Singapura bisa dipesan melaui e-commerce perjalanan 12go Asia