Tag: Wisata Singapura

  • <—-Kisah Sebelumnya Pukul delapan pagi…. Kesibukan super cepat berlangsung di dalam kabin Scoot Air TR 676 tujuan Chiang Mai. Bunyi gesekan travel bag dengan kompartemen bagasi saut menyaut di sepanjang kabin, dipadu dengan rentetan nada “klik” yang dikeluarkan oleh karena pemasangan keledar keselamatan di pinggang masing-masing penumpang, membuat aku menikmati suasana khas penerbangan. Aku telah…

  • Baru juga pulang dari ekspedisi ke Garut-Tasikmalaya-Sumedang , lelahnya berkelana seminggu di tiga kabupaten itu tak lantas membuat tubuh lelah. Boro-boro istirahat, Aku lebih memilih menuntaskan misiku menyelesaikan eksplorasi Asia Selatan dengan mengunjungi tiga negara tersisa….Bangladesh, Sri Lanka dan Maldives. Tiket Air Asia yang kubeli seharga Rp 349.000 sejak 7 April 2018 mampu menjaga asaku…

  • Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga….Dasar Donny si tupai. Yesss….malam itu guwe di usir dari terminal 2 Changi International Airport….Aseeeeekkkkkkkk….pasport ditandai….yuhuuuu. Sejak 2014, selalu kucing-kucingan dengan polisi bandara Singapura. Kini si kucing ketangkep basah sedang tidur di balik sebuah kursi tunggu di terminal 2 Changi International Airport….Memalukan. 4 jam sebelum kejadian…. Maskapai “abu-abu bintang orange”…

  • Kenapa kebanyakan turis selalu memposting fotonya dengan latar belakang bola biru Universal Studio?….Sudah menjadi kesepakatan informal, jika sudah berfoto demikian maka Dia telah sah mengunjungi Negerinya Lee Kuan Yew. Lalu pernahkah Kamu berfikir untuk membedah seisi Sentosa Island ?….Eh satu lagi, semua itu dilakukan dengan berjalan kaki….Sanggup? Hahaha….Edun. Emangnya Kamu pernah, Don?….yee iii lee, “crazy…

  • SCOOT AIR….maskapai Low Cost Carrier (LCC) milik Negeri Singa yang kepemilikan sahamnya dikuasai oleh Singapore Airlines. Scoot sendiri masuk list ke-22 dari seluruh maskapai yang pernah kunaiki. Melalui nomor penerbangan TR457 dengan rute regular Kuala Lumpur (KUL) ke Singapura (SIN), Aku pertama kali menggunakan jasa Scoot Air  tertanggal 31 Maret 2018. Kali ini Aku menaiki…

  • 2015, Aku gagal mengunjungi “penghubung fenomenal” ini. Waktu transit yang terlalu singkat ketika menuju Kamboja membuatku harus menunggu waktu lebih lama lagi untuk menyambanginya. 2017, kebetulan Aku menyambangi Johor Bahru, Malaysia. Itulah saat yang tepat untuk mengunjungi Si Fenomenal ini karena jaraknya hanya “selemperan batu” dari Johor Bahru. Dan benar, niat itu terwujud apa adanya.…

  • Tak dipungkiri hatiku mulai berdebar ketika “Wanita Melayu” itu menutup pasporku. “Follow our staff to Office”, yup random checking. Kebiasaanku ketika memasuki imigrasi Singapura adalah selalu memilih jalur antrian yang dihandle oleh petugas keturunan Melayu. Aku merasa nyaman saja. Tetapi kali ini faktanya berbeda….hehehe Memasuki jalur khusus, Aku diarahkan ke lantai 2 Imigrasi Woodlands. Aku…