Category: Asia
-
<—-Kisah Sebelumnya Pagi itu hasratku menuju pusat kota begitu terburu. Aku sudah tak sabar untuk melihat Doha lebih dekat. Tetapi keterburuanku tertahan sejenak, aku terus menghitung dengan detail budget transportasi yang kubutuhkan selama lima hari di Qatar. Supaya aku tak begitu banyak meninggalkan sisa saldo sia-sia di Karwa Smartcard nanti. Perhitunganku memutuskan untuk menyuntikkan dana…
-
<—-Kisah Sebelumnya Tepat pukul 5:16 pagi, apron shuttle bus putih milik Qatar Aviation Services (QAS) menyelesaikan tugasnya dalam mengangkut semua penumpang Kuwait Airways bernomor terbang KU 621. Qatar Aviatin Services sendiri adalah perusahaan utama yang berfokus pada ground handling di Hamad International Airport (HIA). Dari ketibaan, perlu waktu tiga puluh menit hingga menyelesaikan proses imigrasi,…
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku masih saja berdiri terdiam sambil memegang pagar besi di salah satu sisi Arrival Hall Hamad International Airport. Dipisahkan partisi kaca, aku masih memandangi patung perunggu berjuluk “Lamp Bear” yang menjadi kebanggaan bandara terbaik di kawasan Timur Tengah ini. Sementara penumpang lain bergerak sangat cepat dengan travel trolleynya masing-masing. Patung beruang kuning itu…
-
<—-Kisah Sebelumnya Dini hari….Masih jam 03:14….Suasana di Kuwait International Airport begitu damai dengan alunan musik instrumental yang mendayu-dayu. Sepintas aku merasa berada di suatu sisi Changi International Airport yang kerap memainkan musik yang sama. Aku mengambil duduk di kursi tunggu paling ujung, merasakan pengar hidung yang masih menyisakan flu. Flu teraneh yang pernah kualami seumur…
-
<—-Kisah Sebelumnya Tepat jam lima pagi aku mulai mengguyur badan di kamar mandi Bahrain Plaza Hotel. Hari itu juga, aku akan meninggalkan Bahrain dan menuju ke Kuwait. Setelah memastikan segenap perlengkapan tak tertinggal, aku turun ke lantai satu untuk menyerahkan kunci dan menuju ke shelter bus terdekat. Tak jauh, cuma tiga ratus meter di selatan…
-
Waktu begitu cepat. Sore kemarin aku masih mengeksplore area Basantapur. Tetapi kini sudah pukul empat pagi. Aku sudah saja mengguyur diri di bawah hangatnya shower Shangrila Butique Hotel. Setelah memastikan tak ada barang yang tertinggal, aku segera menuju resepsionis untuk check-out dan selangkah kemudian aku sudah turun di jalanan Thamel. Gelap, kosong dan penuh kekhawatiran.…