Berhemat 5,6 Ringgit dengan GOKL City Bus, Malaysia

Sebagai seorang backpacker, Gw selalu berusaha untuk meminimalkan budget di setiap perjalanan. Untuk urusan transportasi misalnya, Gw akan lebih banyak jalan kaki atau menggunkan moda transportasi termurah atau kalau memungkinkan menggunakan transportasi umum gratis.

Seperti di Kaohsiung, Taiwan, Gw pernah menggunakan trem gratisan atau…..di Kuala Lumpur terdapat bus gratis yang bisa Gw manfaatkan untuk berkeliling kota. Namanya GOKL City Bus.

Nah yang mau Gw ceritakan disini adalah GOKL City Bus, gaes….

GOKL City Bus memiliki rute sebagai berikut:

gokl_may2014002_e1

Terdiri dari 4 Line yaitu GO Relax (Merah), GO Work (Biru), GO Sightsee (Ungu), dan GO Shopping (Hijau)

Sumber: http://www.spad.gov.my/transport-operators/buses/route-map-gokl-city-bus

GOKL City Bus sendiri di luncurkan oleh SPAD (Suruhanjaya Pengangkutan Awam Darat) pada tanggal 31 Agustus 2012 sebagai bagian dari Malaysia’s Government Transportation Programme untuk mengurangi kemacetan di Central Business District (CBD) Kuala Lumpur dengan menyasar para pengguna mobil pribadi, pengguna angkutan umum dan turis.

Jam operasional GOKL City Bus adalah jam 6am-11pm untuk working day dan jam 7am-11pm untuk weekend dan hari libur. Untuk working day, bus ini akan beroperasi pada saat peak hours (7am-10am dan 4pm-8pm) setiap 5 menit. Nah untuk hari lain akan beroperasi setiap 10 menit.

Perjalanan menggunakan GOKL City Bus pernah Gw coba pada tahun 2014 ketika pertama kalinya mengunjungi Kuala Lumpur. Sedangkan perjalanan yang sama Gw ulangi di Maret 2018.

Petronas Twin Tower – Pavillion Bukit Bintang

Setelah puas mengambil beberapa foto di gedung kembar, Gw segera beranjak menuju shelter GOKL City Bus tepat didepan agak ke kanan dari Petronas Twin Tower. Ya…..bus ini akan mengantarkan Gw ke Bukit Bintang – pusat perbelanjaan terkenal di Kuala Lumpur-.

GOKL 3

Kiri: GOKL City Bus (GO Shooping/Green Line) sedang menunggu penumpang di Shelter 

Kanan Atas: Interior GOKL City Bus

Kanan Bawah: Shelter Petrosains, GOKL akan menunggu penumpang di sebelah shelter ini.

Bus menunggu sekitar 10 menit hingga penumpang penuh sebelum berangkat. Perlu waktu 15 menit hingga bus mencapai Pavillion, Bukit Bintang. Gw mencoba mengingat-ingat landmark di Pavillion supaya tidak kelewat ketika menaiki bus. Gw masing inget parkir gate Pavillion sehingga Gw segera turun dari bus.

Pavillion Bukit Bintang – Pasar Seni

Gw hanya 20 menit berada di Pavillion dan segera bermaksud menuju Petaling Street di Pasar Seni. Sebetulnya Gw akan menggunakan Monorail dikombinasi LRT menuju Pasar Seni. Tetapi ketika duduk istirahat di depan Pavillion dari kejauhan terlihat bus GOKL dengan papan tujuan Pasar Seni. Langsung aja Gw lari mendekat ke bus itu yang terlihat sedang menaikkan penumpang. Tepat sekali, Gw berhasil naik dan seketika bus berjalan menuju Pasar Seni.

Sekitar 12 menit , GOKL City Bus sampai di terminal Pasar Seni. Terminal pasar seni terlihat sangat berbeda ketika Gw datang pada tahun 2014, karena terlihat sudah ada stasiun MRT Pasar Seni disana. Setahu Gw pada tahun 2014, MRT ini masih dalam tahap pembangunan.GOKL Pasar Seni

GOKL City Bus di Pasar Seni

Dengan menggunkan GOKL City Bus untuk berpindah ke 2 tempat wisata ini Gw bisa berhemat 5,6 Ringgit. Uang segitu memang ga seberapa tapi buat Gw bisa buat sekali makan malam……hahaha

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s