Tag: Wisata Jawa Tengah
-
Perjalanan meninggalkan wisata Bukit Sikunir tak semacet dini hari sebelumnya. Arus jalanan tampak lancar. Aku yang membonceng di belakang tentu mendapatkan kesempatan berharga untuk menikmati panorama di kaki Bukit Sikunir yang dini hari tadi gelap gulita ketika kulewati. Pemandangan yang terpampang sungguh menakjubkan. Tampak sebuah danau yang tenang dan jernih menghias di sisi kiri jalan.…
-
Perlahan mataku membuka, tetapi dinginnya udara dini hari mampu menutup paksanya kembali. Sementara itu tubuhku masih meringkuk kedinginan di sebalik selimut hotel yang tak begitu tebal, padahal aku sudah melapis tubuhku dengan dua t-shirt, salah satunya berlengan panjang….Hebat nian tusukan hawa dingin Dieng di awal pagi itu. Secara bersamaan dering alarm yang terlontar dari gawai…
-
Aku tiba di Hotel Gunung Mas setelah melakukan sambangan wisata terakhir di hari pertama, yaitu di situs sakral Tuk Bimalukar. Kuparkirkan mobil di area parkir hotel bagian dalam, tepat di sudutnya. Aku menuju kamar dan mulai mengalirkan air panas di bak mandi. Menunggunya beberapa saat, aku meluruskan badan di ranjang. Merasakan pegal tarikan otot kaki…
-
Menjelang pukul dua siang…. Titik air sesekali jatuh dari langit, menengadahkan muka ke atas maka aku cukup yakin bahwa hujan belum akan turun dalam waktu dekat. Aku memang berharap demikian karena masih berharap bisa mengeksplorasi Dieng hingga gelap nanti. Aku bergegas dengan langkah cepat menuju area parkir, menyalakan mesin kendaraan dan meninggalkan area Wisata Telaga…
-
Usai sukses menunaikan perjalanan singkat dalam satu hari ke Pantai Ujung Genteng pada akhir tahun perdana pandemi, aku mulai berani melakukan perjalanan lebih jauh pasca menerima dosis vaksin Sinovac kedua. Kali ini tujuanku adalah Negeri di Atas Awan….yakz, Dieng. Dieng mulai menyelinap ke dalam bucket list ketika aku banyak menguping dari cerita para pecandu tari…
-
Aku telah selesai menjelajah Keraton Surakarta Hadiningrat berserta alun-alunnya, Pasar Klewer dan Masjid Agung Keraton Surakarta. Aku mulai menyusuri pangkal selatan Jalan Jend. Sudirman menuju utara. Inilah area pemerintahan Kota Solo, aku merasa berkesan ketika melewati Balaikota Surakarta yang teramat megah dengan atap Joglonya. Trotoar di depan balaikota tampak dibuat lebih luas tanpa pagar, maklum…
-
Aku mulai melangkahkan kaki ke utara, menuju Alun-Alun Lor Keraton Surakarta Hadiningrat. Jaraknya tak sampai setengah kilometer dari pelataran keraton. Aku tiba dalam lima menit. Sejauh mata memandang, Alun-Alun Lor ini cukup terawat, dengan luas hampir tujuh hektar. Beralaskan rerumputan hijau yang tak sempurna menutupi seluruh alun-alun, jalur aspal menyilang dari utara ke selatan dan…