Tag: Narita International Airport
-
<—-Kisah Sebelumnya Membayar 1.000 Yen (Rp. 136.000) kepada pengemudi berdasi, menerima selembar tanda bayar, diakhiri dengan menduduki bangku paling belakang, kini aku bersiap menelusuri Higashi Kanto Expressway. Ini adalah jalanan yang sama ketika aku melewatnya untuk pertama kali sesaat setelah tiba di Tokyo beberapa hari lalu. Menempuh jalur aspal sepanjang 70 kilometer dan dalam tempo…
-
<—-Kisah Sebelumnya Lewat sedikit dari jam dua siang. Mulai kutinggalkan Meiji Jingū melalui Stasiun Harajuku. Aku kembali menelusuri Yamanote Line, memutar ke selatan melewati Distrik Shinagawa, lalu kembali ke utara. Menempuh jarak sejauh lima belas kilometer dan berbiaya 200 Yen (Rp. 27.000). Aku tiba di Stasiun Tokyo lewat sedikit dari jam setengah tiga sore dan…
-
<—-Kisah Sebelumnya Tragedi kehilangan dompet di Stasiun Nakano membuatku menelan ludah ketakutan, ternyata masih tersisa sisi penakut dibalik keberanianku menjelajah dunia. Aku sejenak menenangkan diri dengan menyeruput air minum dari free water station di salah satu platform Stasiun Nakano. Komuter silver berkelir kuning penguasa Chūō Line itupun tiba, kuayunkan langkah memasuki gerbong tengah dan duduk…
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku melompat dari pintu depan dan tak lama kemudian wajah-wajah putih bermata sipit memperhatikan dengan seksama kehadiranku. Senang rasanya aku bisa berbaur dengan kaum menengah di dalam bus itu. Aku bersama seluruh penumpang akan bergerak menuju pusat kota Tokyo. Lalu aku sudah saja mendudukkan diri di baris ketiga dari belakang, sebelah kanan dekat…
-
<—-Kisah Sebelumnya Ketika “Si Ayu Maeda” berdiri dan mengangkat mikrofon, itulah momen bahagia bagiku. Aku tahu, dia akan memberitahukan bahwa Vanilla Air JW 130 segera mendarat di Narita International Airport. Bagaimana tak bahagia, Jepang yang sedari dulu hanyalah angan dan menjadi sesuatu yang tak terpikirkan tergapai, akhirnya berlabuh juga aku di gerbangnya. Hasrat akan Jepang…
-
Japan had been set by me to be my top destination in East Asia after visited Hong Kong, Macao and Shenzen a year earlier. For a backpacker who concerns with a budget like me, Japan becomes an expensive place that needs some tricks to spend minimal budget for 4 days exploring its magnetism. Japan magnetism…
-
December 29th, 2016 at 11:15 am, Vanilla Air smoothly landed at Narita International Airport terminal 3. My first time visiting Japan made immigration officers spent a lot of time to interogated my itinerary during stayed in Tokyo and Osaka. But completeness of my itinerary made me easily passed immigration counter. Narita Airport officers politely checked…
-
Jepang memang sudah saya setting menjadi destinasi puncak di kawasan Asia Timur, setelah setahun sebelumnya berhasil menapakkan kaki di Hong Kong, Macao dan Shenzen. Buat seorang backpacker yang concern dengan budget seperti saya, Jepang menjadi tempat mahal yang perlu banyak disiasati walau hanya sekedar 4 hari menjelajahi daya magis Jepang yang membuat para traveler terkesima…
-
29 Desember 2016 pukul 11:15, Vanilla Air mendarat mulus di Narita International Airport terminal 3. Pertama kali mengunjungi Jepang membuat petugas imigrasi meluangkan banyak waktu untuk menanyakan itinerary selama berada di Tokyo dan Osaka. Kelengkapan itinerary memudahkanku melewati konter imigrasi. Petugas di bandara Narita memang sangat santun memeriksa tamu untuk negerinya. Untuk melakukan pemeriksaan fisik…