Cheap Food for Backpacker at Japan.

Japan had been set by me to be my top destination in East Asia after visited Hong Kong, Macao and Shenzen a year earlier.

For a backpacker who concerns with a budget like me, Japan becomes an expensive place that needs some tricks to spend minimal budget for 4 days exploring its magnetism. Japan magnetism has made every traveler are impressed to Japan.

For minimizing hotel budget, I got a free overnight stay at Kansai International Airport and also got a cheap dormitory at Yadoya Guesthouse (in Nakano area) and Kaga Hotel (in Osaka city).

Transportation budget was also helped by Tokunai Pass in Tokyo and One Day Pass in Osaka.

Well, I will tell how I chose some ways to got cheap food in Japan for saved budget. I did it because I has to save a lot of money for visiting another countries in the world to realize my long backpacker mission.

Lunch

When arrived at Narita International Airport on 11:15 then lunch was something that couldn’t be delayed anymore. It wasn’t possible to waited for lunch in Tokyo downtown. After searched it around Narita’s Arrival Hall, I just found some expensive price at food court, I finally pushed  my steps into Lawson. Indeed many cheap onigiris, but single onigiri certainly wasn’t enough for lunch. Finally it was the best option that I took for my menu:Lunch at Narita

Two onigiris with some companion menu for 248 Yen made me enough satisfied.

Dinner 

My thinking way is simple when being backpacker. I will eat on time to avoid sickness during trip. And wherever is it and when eating time comes then I will try to find the cheapest food around me. I don’t need to go back to a certain place for eating. Just calm and eat something as soon as possible.

My dinner happened when I was enjoying Ameyoko (Ameya Yokocho) Market hubbub near Ueno station. When hungry wasn’t unstoppable I finally started to looked for food around it. A lot of Turkish was opening kebab stall, but it seemed less for my portion.

Dinner at 4 degrees Celsius weather would be better if ate hot noodles like it:

Dinner at Yokoco

Spent for 398 Yen and got a bottle of ice water …. made me could sleep so soundly

Breakfast

I had a breakfast near Yadoya Guesthouse in Nakano where I stayed during visiting Tokyo. Walking around home-based restaurant, I just found a relatively expensive menu. Finally I found Family Mart there. 10 slices of onigiri was being my dish

Breakfast Nakano

Simply paid 298 Yen

Menu in Amerikamura, Osaka

A day later, visiting Amerikamura required me to buy a lunch menu before moved towards Namba Parks.

So hard to found cheap food here, but finally I bought a menu at a home-based Japanese restaurant which selling Thai food.

Here was my choice:

Lunch Amerikamura

 

Slightly expensive to spent for 680 Yen. Because of no other options. But the portion was very much for Indonesian liked me ….. I couldn’t breathe because of satiety.

Well for you who have a minimal budget, don’t worry  for visiting Japan. There is always a solution as long as we tricky faced all condition there.

Let’s visit Japan, friends ……

Bus from Narita International Airport to Tokyo Downtown, Japan

December 29th, 2016 at 11:15 am, Vanilla Air smoothly landed at Narita International Airport terminal 3.

My first time visiting Japan made immigration officers spent a lot of time to interogated my itinerary during stayed in Tokyo and Osaka. But completeness of my itinerary made me easily passed immigration counter.

Narita Airport officers politely checked their country guests. For physical checking, they asked for permission by explaining their procedure on a file that was showed to me.

I remembered after physical checking,  a warm smile officer said to me: “Are you sure sir? Entering Tokyo just use t-shirt like it?” …. I tried kindly reply: “No sir, I will use my jacket after get out from airport “.

After ate onigiri as my lunch menu, I immediately moved to tranportation counter area. Trying to quickly understood all of information there.

The conclusion was….I certainly wouldn’t use Narita Sky Access towards downtown. It only takes 36 minutes towards downtown which is 75 km from Narita. But it certainly need more budget … about 1,400 yen for adults and 700 yen for children …. bye bye Narita Sky Access.

Thought twice also if I would use Narita Express. It need 3,020 Yen for using it towards downtown in 1 hour duration.

And although Keisei Main Line is cheaper than 2 other types of trains. Actually it only need to spend 1,190 Yen to downtown. The train is similar to Jabodetabek commuter train (Jakarta Commuter Train). Finally, I still chose the most cheapest transportation mode i.e  bus.

perbandingan harga

 

Fare:  Narita Sky Access Line Vs Keisei Main Line

A. Bus from Narita Airport to Tokyo Downtown 

The cheapest option is expressway bus. Ticket fare is 1,000 yen. I just needed to went to ticket counter in Narita airport then their staff would give it:

Tiket

After got a ticket, I immediately headed to its shelter. Easy enough to found it because direction signs are very informative at Narita airport.

Bus will reach to downtown within 1 hour and mostly pass through higway.

Here are some views during journey to downtown:

View at expressway

Passengers will be dropped off at a shelter near Tokyo Station:

Stasiun Tokyo Dropping Point

 

Left: Dropping point
Right: Front yard of Tokyo station

To continued my trip to hostel and some attractions from Tokyo Station, I bought Tokunai Pass which mostly using on ground train line. So I never used subway in Tokyo.

B. Bus from Downtown to Narita Airport

Reversely, when we will go from downtown to Narita Airport, bus will depart from Tokyo station but it start from different place with the dropping one when I travels to downtown from Narita Airport.

The expressway bus shelter can be found from following sign boards in Tokyo station

Bus Gate Stasiun Tokyo

 

Yaesu Central Side Gate at Tokyo Station

Exit from Tokyo Station through Yaesu Central Side Gate then turn right…. I found Expressway Bus office and shelter:

JR Expressway

Left: Expressway Bus office
Right: Expressway Bus to Narita airport

From here, bus will depart to Narita Airport.

Okay guys … happy trying.

Makanan Murah untuk Backpacker di Jepang.

Jepang memang sudah saya setting menjadi destinasi puncak di kawasan Asia Timur, setelah setahun sebelumnya berhasil menapakkan kaki di Hong Kong, Macao dan Shenzen.

Buat seorang backpacker yang concern dengan budget seperti saya, Jepang menjadi tempat mahal yang perlu banyak disiasati walau hanya sekedar 4 hari menjelajahi daya magis Jepang yang membuat para traveler terkesima akan negeri itu.

Masalah hotel sudah tersiasati dengan menginap gratis semalam di Kansai International Airport dan mendapatkan dormitory murah di Yadoya Guesthouse (di daerah Nakano) dan Kaga Hotel (di kota Osaka).

Masalah transportasi juga tersiasati dengan kartu ajaib Tokunai Pass di Tokyo dan One Day Pass di Osaka.

Nah, kali ini saya akan membahas bagaimana mensiasti cara makan di Jepang yang pernah saya lakukan untuk menghemat budget. Saya sengaja melakukan ini karena harus banyak berhemat dan banyak menabung demi niat mengunjungi berbagai belahan dunia dalam jangka Panjang misi backpacker saya.

Menu Makan Siang

Ketika tiba di Narita International Airport pukul 11:15 maka lunch adalah sesuatu yang tidak bisa ditunda lagi. Sudah tidak memungkinkan menunggu lunch hingga ke tengah kota Tokyo. Setelah keliling Arrival Hall Narita, melihat beragam harga yang begitu mahal di food court setempat, akhirnya Saya mendorong langkah kaki untuk masuk ke Lawson. Memang banyak beberapa pilihan murah onigiri, tetapi satu buah onigiri tentu tidak mampu membendung porsi wajar makan siangku. Akhirnya inilah pilihan terbaik yang Saya ambil untuk menu siang kala itu:

Lunch at Narita

Dua onigiri beserta menu pendamping seharga 248 Yen atau sekitar Rp 32.240 cukup membuat kenyang perut siang itu.

Menu Makan Malam

Cara berfikir saya sederhana ketika sedang backpackeran. Saya akan makan tepat waktu untuk menghindari sakit selama perjalanan. Dan dimanapun saat itu berada dan ketika waktu makan tiba maka Saya akan berusaha mencari makan terhemat disekitar tempat itu. Tidak perlu kembali lagi ke tempat tertentu untuk menyantap sebuah makanan….keburu lapar…hahaha

Makan malam ini terjadi ketika Saya sedang menikmati keriuhan Ameyoko (Ameya Yokocho) Market di dekat stasiun Ueno. Ketika lapar sudah tak tebendung akhirnya Saya mulai menyisir menu di sekitar pasar ini. Banyak orang Turki yang membuka kedai kebab di daerah ini, tetapi sepertinya kurang nendang kalau hanya sekedar makan kebab.

Dinner di suhu 4 derajat Celcius akan lebih enak jika makan mie berkuah panas seperti ini:

Dinner at Yokoco

Cukup merogoh kocek 398 Yen atau sekitar Rp. 51.740 dapat bonus air es seteko yang akhirnya Saya habiskan….bisa membuat tidur malam itu begitu nyenyak…hahaha

Menu Sarapan

Sarapan ini Saya beli di sekitar Yadoya Guesthouse di Nakano, tempat dimana Saya menginap selama di Tokyo. Berjalan di sekitar restoran rumahan Tokyo yang menawarkan menu relatif mahal buat kantongku. Akhirnya Saya menemukan Family Mart di dalam perkampungan. 10 slice onigiri inilah yang menjadi menu pagi itu

Breakfast Nakano

Cukup membayar 298 Yen atau sekitar Rp. 38.740. Cukup buat modal keliling Tokyo di hari kedua selama 6 jam kedepan.

Menu di Amerikamura, Osaka

Sehari setelahnya, menginjakkan kaki siang itu di Amerikamura mengharuskan Saya membeli makan siang sebelum meninggalkan kawasan itu untuk menuju Namba Parks.

Begitu susah mencari makan murah disini, tetapi akhirnya Saya mengambil jalan tengah untuk mengambil menu di rumah makan rumahan warga Jepang yang menjual menu makanan khas Thailand.

Inilah pilihan saya :

Lunch Amerikamura

Sedikit mahal karena harus mengeluarkan 680 Yen atau sekitar Rp. 88.400. Karena tidak ada pilihan murah yang lain. Tapi ini porsinya sangat banyak untuk ukuran orang Indonesia…..Saya sampai tidak bisa bernafas karena kekenyangan.

Nah buat kalian yang mempunyai budget minim tidak perlu khawatir mengunjungi negeri matahari terbit ini. Selalu ada solusi asalkan jeli melihat kondisi di tempat tujuan.

Mari Kunjungi Jepang, teman……

Bus dari Narita International Airport ke Pusat KotaTokyo – Jepang

29 Desember 2016 pukul 11:15, Vanilla Air mendarat mulus di Narita International Airport terminal 3.

Pertama kali mengunjungi Jepang membuat petugas imigrasi meluangkan banyak waktu untuk menanyakan itinerary selama berada di Tokyo dan Osaka. Kelengkapan itinerary memudahkanku melewati konter imigrasi.

Petugas di bandara Narita memang sangat santun memeriksa tamu untuk negerinya. Untuk melakukan pemeriksaan fisik saja mereka meminta izin dengan menjelaskan sesuai prosedur yang terpampang dengan rapi pada file yang dia tunjukkan ke saya.

Satu yang saya ingat setelah pemeriksaan fisik itu ada senyuman hangat petugas sambil berujar : “Are you sure Sir? entering Tokyo just use t-shirt like it?”….Saya berusaha ramah membalas: “No Sir, I will use my jacket after get out from airport”.

Setelah menyantap onigiri sebagai menu lunch siang itu, saya segera beranjak untuk menuju area konter tranportasi. Berusaha memahami dengan cepat segala informasi yang ada di area tersebut.

Yang jelas, saya tentu tidak akan menggunakan Narita Sky Access untuk menuju pusat kota Tokyo. Konon hanya butuh 36 menit menuju pusat kota yang berjarak 75km menggunakan kereta ini tetapi tentu butuh kocek lebih….sekitar 1.400 yen untuk dewasa dan 700 yen untuk anak-anak….bye bye Narita Sky Access.

Berfikir dua kali juga jika akan menggunakan Narita Express. Butuh 3.020 yen menggunakan kereta jenis ini menuju Tokyo dalam 1 jam durasi.

Dan walaupun Keisei Main Line, lebih murah dari 2 kereta jenis lain. Sebetulnya hanya perlu merogoh kocek 1.190 yen menuju Tokyo. Kereta ini mirip dengan kereta komuter Jabodetabek. Tetap saja saya memilih moda transportasi terhemat yaitu bus.

perbandingan harga

Harga Narita Sky Access Line Vs Keisei Main Line

A. Bus dari Bandara Narita menuju Pusat Kota Tokyo.

Pilihan terhemat tentu menggunakan expressway bus. Tiketnya berharga 1.000 yen. Hanya perlu menuju konter penjualan tiket bus di bandara Narita kemudian petugas akan memberikan tiket ini:

Tiket

Setelah mendapatkan tiket, Saya segera menuju ke titik pengambilan penumpang. Cukup mudah untuk menemukannya karena petunjuk di bandara Narita sangat informatif.

Bus akan sampai ke pusat kota Tokyo dalam waktu 1 jam dan sebagian besar melewati ruas jalan tol.

Berikut beberapa view selama perjalanan menuju pusat kota Tokyo:

View at expressway

Penumpang akan di turunkan di pemberhentian bus dekat dengan stasiun Tokyo:

Stasiun Tokyo Dropping Point

Kiri: Dropping point

Kanan: Halaman depan stasiun Tokyo

Untuk melanjutkan tujuan menuju ke hostel atau tempat wisata lainnya dari Stasiun Tokyo, saya menggunakan Tokunai Pass yang sebagian besar menggunakan jaringan kereta yang berjalan diatas tanah. Jadi saya tidak pernah menggunakan jaringan kereta bawah tanah selama di Tokyo.

B. Bus dari Pusat Kota Tokyo menuju Bandara Narita.

Nah ketika akan melakukan perjalanan sebaliknya dari pusat kota Tokyo menuju Bandara narita, bus juga akan berangkat dari stasiun Tokyo tetapi berbeda dengan tempat dropping ketika saya memasuki kota Tokyo dari Bandara Narita.

Lokasi pengambilan penumpang expressway bus ini bisa ditemukan dari petunjuk yang terpampang jelas di dalam stasiun Tokyo

Bus Gate Stasiun Tokyo

Yaesu Central Side Gate di Stasiun Tokyo

Keluar dari Stasiun Tokyo di Yaesu Central Side Gate lalu berbelok ke kanan maka saya menemukan kantor beserta shelter Expressway Bus:

JR Expressway

Kiri: Kantor expressway bus 

Kanan: Expressway Bus tujuan bandara Narita

dari sinilah bus akan bertolak menuju Bandara Narita.

Okay guys…selamat mencoba.