Category: South East Asia
-
<—-Kisah Sebelumnya Serupa dengan pengalaman ketika berkunjung ke Ipoh setahun sebelumnya. Di beberapa kota di Malaysia, mencari keberadaan bus menuju Pusat Bandar dari gerbang masuk kota menjadi sesuatu yang langka di dunia maya, sangat susah ditemukan. Konsekuensinya adalah, aku harus berjibaku mencarinya on the spot ketika tiba di tujuan. Ketenangan dan kekuatan mental sungguh diuji…
-
<—-Kisah Sebelumnya Dalam pencarian di dunia maya sebelum keberangkatan ke Kuala Terengganu, aku tak pernah menemukan sematan kata International pada namanya. Aku hanya terus menduga bahwa bandara yang akan kutuju ini hanyalah bandara domestik yang hanya melayani penerbangan dalam negeri. Ternyata aku hanyalah sedikit benar, tetapi tetap saja salah besar pada ujungnya. Karena bandara ini…
-
<—-Kisah Sebelumnya Tak nyenyak…. Sepanjang tidur, sesekali mataku menyipit waspada menatap jam digital di layar biru Flight Information Display System. Pesawat menuju Kuala Terengganu akan diterbangkan pada pukul 07:25 pagi lah yang membuat tidurku tak berlangsung sempurna. Dua jam sebelum masuk waktu Subuh, demi menghentikan rasa was-was itu, aku memutuskan bangkit. Sembari merapikan muka yang…
-
<—-Kisah Sebelumnya Penanda waktu menunjukkan setengah sebelas malam ketika Malaysia Airlines MH 724 merapat di Kuala Lumpur International Airport. Aku menghela nafas panjang ketika pesawat telah terparkir sempurna di apron, itu karena connecting flight Malaysia Airlines MH 1326 baru akan mengudara menuju Kuala Terengganu pada pukul 07:25 esok hari. Artinya, selama sembilan jam ke depan…
-
<—-Kisah Sebelumnya Selepas pemeriksaan di konter imigrasi, aku turun satu lantai untuk kemudian melangkah ke arah barat menyusuri panjangnya travelator di Departure Hall Terminal 3 Ultimate. Dalam lima belas menit aku tiba di Terminal 3 Existing. Sementara rona gelap mulai tampak dari kaca bandara. Hanya satu yang terbesit dalam fikiranku…..Shalat Jama’ Maghrib dan Isya’. Aku…
-
Sabtu sore itu sangat cerah. Ketidaksabaran yang menyelimuti hati sedari pagi runtuh sudah. Semburat tipis senyuman terus menggantung di ujung bibir usai aku turun dari angkutan kota dan menapaki shelter DAMRI yang merupakan moda transportasi bagian dari JA Connexion. Menjelang pukul 15:30, usai memastikan armada di hadapan adalah bus yang akan berangkat tercepat ke Soekarno…
-
<—-Kisah Sebelumnya Memasuki Jum’at, sekitar jam setengah lima, waktu subuh Malaysia tiba, aku terduduk mengumpulkan nyawa di salah satu deret bangku di Tranportation Hub yang berlokasi di Gateway@klia2 mall level 1. Aku masih mengucek mata ketika beberapa pejalan lain masih saja mendengkur di sekitar. Aku memaksakan kaki untuk melangkah ke surau lantai 1 yang terletak…
-
<—-Kisah Sebelumnya Bagi sebagian besar pengelana, Kuala Lumpur International Airport menjadi titik paling aduhai untuk melompat ke negara asia lainnya. Tentu keberadaan maskapai Low Cost Carrier (LCC) Air Asia yang membuatnya demikian. Sejak 2001, Air Asia telah memberikan akses murah bagi para pejalan untuk berkeliling Asia. Berkat Air Asia pula sudah 21 kali aku menyinggahi…
-
<—-Kisah Sebelumnya Pukul 12:15 aku tiba di Pulau Yeongjong, sebuah pulau di pantai barat Korea Selatan dimana Incheon International Airport dibangun dengan gagahnya. Aku melangkah gontai keluar gerbong Seoul Metro Line I, seakan tak rela meninggalkan Seoul yang baru saja kunikmati sedari lima hari lalu. Tapi toh, aku tetap sadar diri akan amunisi yang tak…
-
<—-Kisah Sebelumnya Usai menurunkan backpack di kamar, aku menuruni anak tangga Agosto Inn untuk melanjutkan eksplorasi. “Hi, Sir. Where are you going this afternoon?”, tanya resepsionis sekaligus si empunya penginapan. “Petronas Twin Tower, Sir” “Oh, you better take LRT to get there. Don’t take bus because Kuala Lumpur is surely to get stuck this afternoon”,…