Category: East Asia
-
Perjalananku bersama bus kota No 10A berakhir dengan terlewatnya Halte Bus Kam Pex Community Centre di bilangan Jalan Avenue de Almeida Riberio. Beruntung si pengemudi bus masih mau menurunkanku di sebuah pertigaan dengan pemandangan Hotel Ponte Cais 16 tepat di pusatnya. Resepsionis itu sepertinya anak si empunya hotel. Setiap pertanyaan yang kulempar selalu dijawabnya mudah,…
-
“Bitter coffee suddenly became sweet….You was beautiful”. Setelah 1,5 jam menikmati The Hong Kong Observation Wheel dan AIA Vitality Park di sekitar Central Ferry Pier, akhirnya Aku mulai menyeberangi Connaught Road Central menuju Bank of China Tower (BOC Tower). It wasn’t difficult to find that famous tower. Because from a distance, the building with a…
-
Hong Kong is special administrative region of People’s Republic of China which was first region in East Asia I visited. I visited it in 2016. How is my feeling at that time?…. Unspeakable, first time I go out of Southeast Asia and be special achievement at that time. Why is that? … Flying to Hong…
-
Macau adalah negara ke-10 yang kukunjungi. Berawal dari tersangkutnya hasrat pada tiket promo senilai Rp. 512.000 milik Cebu Pacific yang mengantarkanku secara tak sengaja di Manila. Dan daripada membeli tiket balik dari Manila yang sangat mahal maka lebih baik pulang dari Shenzen saja karena Tiger Air menawarkan tiket kelewat murah. Dalam perjalanan Manila menuju Shenzen…
-
Akhirnya aku menginjakkan kaki juga di “Kota Dosa Asia”….Ya, dikenal demikian memang. Mengingat Macau adalah surganya judi di Asia. Casino berteberan dimana-mana bahkan untuk memudahkan aksesnya, casino-casino ini diintegrasikan dengan pusat perbelanjaan dan hotel….Penasaran kan?. Pagi itu, 08:55, TurboJet ferry yang kutumpangi melambatkan lajunya ketika melintas dibawah jembatan raksasa yang merupakan akses antar pulau di…
-
Pagi-pagi sekitar jam 8, aku mulai menuruni lantai Chungking Mansions Building yang menjadi tempat menginapku selama 3 hari di Hong Kong. Hong Kong memang gila, aku tak bisa melihat matahari pagi karena begitu rapatnya jajaran para pencakar langit itu. Jalanan juga penuh dengan warga yang lalu lalang dengan aktivitasnya masing-masing…..Puadettt bangeeettttt. Ingat dulu Hong Kong…
-
Petualanganku selama 48 jam di Hong Kong harus berakhir. Pagi sekali, Aku sudah mengepak barang-barangku. Setelah mengisi botol minumku di water dispenser milik hotel, Aku harus berjuang sekuat tenaga untuk membangunkan sang resepsionis yang mendengkur di balik tirai ruangan. Jangan kaubayangkan mewahnya reception desk ya….Karena reception hotel hanya berupa ruangan bersekat kecil dengan lubang interaksi…
-
Perjalanan Menuju Tin Tan Buddha Aku: “Is it a bus to Tung Chung Station, Sir” Driver: “Yes, Sir….It will go there”. Percakapan singkat di pintu depan double decker S56 di bus stop, Hong Kong International Airport. Dengan bus tingkat itu, Aku menuju Tung Chung Tempory Bus Terminus yang berjarak 250 meter di barat laut Tung…
-
Kuserahkan Rp. 264.000 kepada staff perempuan penjaga reception desk Hong Kong Taiwan Hotel. Membasuh tubuh pada jam ke-32 sejak mandi terakhir di Manila adalah hal pertama yang Kulakukan setelah membuka pintu kamar….Daki seberapa tebal?….Beuh, tak perlu ditanya juga sudah bisa diduga….Pufftttt. Kedai nasi goreng halal ala India di lantai 1 menyelamatkanku dari kelaparan setelah setengah…