Menjajal Seoul Metro: Menuju Stasiun Hongik University

<—-Kisah Sebelumnya

Aku berusaha menyejajari Mr. Park yang tampak gesit untuk kecepatan langkah seusianya. Menunggui Seoul Metro di satu sisi platform, kami bercakap ringan saja. Aku bercerita tentang perjalananku menyusuri Asia Timur kepadanya. Kuselipkan beberapa kisah petualangan di Tokyo, Osaka dan Busan beberapa hari lalu. Mr. Park tampak cukup terkesima mendengarkan alur kisah yang kusampaikan seringkas mungkin.

Sedangkan Mr. Park, In Chul Park nama lengkapnya….Menceritakan aktivitas sehari-harinya yang berprofesi sebagai seorang Dokter Spesialis Obsetri dan Ginekologi (Obgyn) di Myongji Hospital  di Distrik Deokyang.

My job is to help the baby to be born”, begitulah dia menyampaikan perihal aktivitas kesehariannya.

Seoul Metro tiba….

Berada di Line 6, kami berdua memasuki gerbong tengah. Seluruh gerbong tampak sepi pagi itu. Para pekerja belum banyak yang memulai aktivitasnya. Kami berdua terduduk di bangku tengah dan melanjutkan percakapan ke topik-topik ringan berikutnya, mulai dari keluarga kecilnya hingga sedikit menyampaikan serba-serbi Kota Seoul, aku kebanjiran informasi berharga pagi itu. Aku lebih banyak berperan sebagai pendengar yang baik dalam percakapan kami berdua.

Dua puluh menit menjadi perjalanan bersama yang berharga bersama Mr. Park. Aku berpamitan lebih dahulu, karena aku harus turun di Stasiun Euljiro 3 (sam)-ga untuk berpindah ke Seoul Metro Line 2. Sementara Mr. Park masih melanjutkan perjalanan sejauh 14 stasiun lagi menuju Stasiun Hwajeong.

Turun di platform Stasiun Euljiro 3 (sam)-ga, aku mulai mencari koridor terusan menuju Stasiun Hongik University. Melihatku kebingungan mencari koridor itu, seorang lelaki tambun menghampiriku.

Dia: “Hello, Where will you go?”, dia mulai menyapa dengan pertanyaan.

Aku: “Hongik University Station, Sir. Which corridor should I choose?

Dia: “Wait….

Diapun tampak kebingungan dan berinisiatif mencegat seorang petugas Seoul Metro yang sedang melangkah di sebuah koridor. Mereka berdua tampak bercakap dan petugas Seoul Metro itu tampak menunjuk-nunjuk sisi lain bangunan stasiun.

Dia: “You must steps over there!”, lelaki tambun nan baik itu menunjukkanku sebuah arah setelah beberapa menit lalu bertanya kepasa petugas Seoul Metro.

Aku: “Thank you very much, Sir. You are a kind man”, aku sungguh merasa terbantu atas pertolongannya.

Pantas saja susah ditemukan, koridor itu ada di bagian ujung bangunan stasiun dengan bukaan koridor yang tak terlalu besar. Menelusuri koridor, membuatku sampai pada sebuah platform. Kini aku sudah berada di platform yang benar dengan kode warna hijau di setiap petunjuk.

Lima menit kemudian Seoul Metro tiba, aku segera mengalir di lorong-lorong bawah tanah Kota Seoul bersamanya. Seoul Line 2 tampak ramai dengan para mahasiswa. Mimik-mimik muda berpendidikan tampak berjejal di gerbong. Tak mendapatkan tempat duduk, membuatku harus berdiri di sepanjang 20 menit perjalanan lanjutan.

Akhirnya aku tiba di Stasiun Hongik University…..

Saatnya menuju ke Kimchee Guesthouse Sinchon

Kisah Berikutnya—->

Leave a Reply