Tag: Casper Hotel

  • <—-Kisah Sebelumnya Penerbanganku masih sore nanti. Jam 19:00 tepatnya. Jadi aku akan bersantai dahulu hingga masa inapku di Casper Hotel habis tepat di tengah hari. Sedari Shalat Subuh, aku kembali menggulung badan dengan selimut dormitory, nyaman sekali memejamkan mata dalam hangat selimut di tengah bekunya pagi. Hingga alarm iri dan meneriakiku….Sudah pukul sembilan. Aku harus…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku meninggalkan Doha Sports City menjelang maghrib. Keluar dari Villaggio Mall, menuju Stasiun Al Aziziyah yang hanya berjarak 100 meter dari pintu nomor empat shopping mall kenamaan itu. Di pintu masuk stasiun…..terjadilah insiden tipis antar pengelana…. “Hello, do you want go with metro?”, ucap pemuda ikal, berkulit putih dan berwajah khas Arab tetapi…

  • <—-Kisah Sebelumnya Indomie seharga Rp. 6.000 yang kubeli di Abdulla Ali Bumatar minimarket semalam, akhirnya menemani santap pagiku di pantry Casper Hotel. Aku masih enggan keluar hotel, walau jarum jam telah jatuh di angka delapan, tak lain karena udara dingin yang berhasil mematahkan semangatku. Tepat pukul sepuluh pagi, aku mulai memaksakan langkah dan kemudian menunggu…

  • <—-Kisah Sebelumnya Selain mengunjungi tempat-tempat wisata gratisan, memasak adalah hal lazim yang dilakukan para backpacker untuk mengerem pengeluaran di hari-hari perjalanannya. Karena mereka juga harus pandai menciptakan dana cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi biaya tak terduga. Begitu pula dengan hari-hariku di Qatar, memasak sudah menjadi rutinitas setiap pagi dan malam mengingat biaya hidup di Qatar…

  • <—-Kisah Sebelumnya Seperti yang kukisahkan di awal, jika kamu membedah seisi Qatar menggunakan Karwa Bus maka secara otomatis kamu akan berhilir mudik di sebuah terminal sentral di kota Doha yaitu Al Ghanim Bus Station. Aku sendiri yang adalah backpacker penggila bus kota dan selama di Qatar tercatat selama tujuh kali dalam lima hari, aku menyambangi…

  • <—-Kisah Sebelumnya Semakin ke barat, nyatanya biaya backpackeran semakin tinggi. Harga hotel dan tiket pesawat tak bisa tertolak kemahalannya. Perlu kejelian dalam berburu tiket dan hotel murah. Hal inilah yang kemudian membuatku mengalah untuk tinggal di penginapan yang jauh dari pusat kota, demi mendapatkan harga yang sesuai dengan budget. Tentu walaupun tinggal di penginapan pinggiran,…

  • <—-Kisah Sebelumnya Pagi itu hasratku menuju pusat kota begitu terburu. Aku sudah tak sabar untuk melihat Doha lebih dekat. Tetapi keterburuanku tertahan sejenak, aku terus menghitung dengan detail budget transportasi yang kubutuhkan selama lima hari di Qatar. Supaya aku tak begitu banyak meninggalkan sisa saldo sia-sia di Karwa Smartcard nanti. Perhitunganku memutuskan untuk menyuntikkan dana…

  • <—-Kisah Sebelumnya ARTIKEL SPIN OFF Mungkin sosok yang berjasa membawaku ke Qatar adalah Valentino Rossi. Ya….Legenda hidup balapan kuda besi premium itu telah sekian lama memaksaku menyambangi Losail International Circuit melalui layar televisi. Selama bertahun-tahun menonton MotoGP itu pula, niat untuk mengunjungi Qatar mulai mengganggu tidur malamku. Mimpi itu telah menjadi sebuah kenyataan indah ketika…

  • <—-Kisah Sebelumnya Tepat pukul 5:16 pagi, apron shuttle bus putih milik Qatar Aviation Services (QAS) menyelesaikan tugasnya dalam mengangkut semua penumpang Kuwait Airways bernomor terbang KU 621. Qatar Aviatin Services sendiri adalah perusahaan utama yang berfokus pada ground handling di Hamad International Airport (HIA). Dari ketibaan, perlu waktu tiga puluh menit hingga menyelesaikan proses imigrasi,…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku masih saja berdiri terdiam sambil memegang pagar besi di salah satu sisi Arrival Hall Hamad International Airport. Dipisahkan partisi kaca, aku masih memandangi patung perunggu berjuluk “Lamp Bear” yang menjadi kebanggaan bandara terbaik di kawasan Timur Tengah ini. Sementara penumpang lain bergerak sangat cepat dengan  travel trolleynya masing-masing. Patung beruang kuning itu…