Category: North Sumatra

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku tak pernah memberi kesempatan sedikitpun terhadap otak untuk berfikir panjang. Menunggang ojek online, aku mengucap sayonara pada Terminal Amplas yang sepertinya tak rela ditinggal pengunjung yang sudi meluangkan waktu untuk mengenalnya. 15 menit kemudian, aku sudah hinggap di destinasi utama kota Medan. Tak lain lagi dialah: 1. Istana Maimun Istana yang namanya…

  • <—-Kisah Sebelumnya Bahkan seminggu sebelum terbang, pilihan telah kutetapkan. Bukan “Si cepat dari Woojin”, apalagi “si burung biru”yang biasa berlalu lalang di Kualanamu. Pilihanku tetap pada transportasi ala rakyat yang bersahabat dengan kantong. Tak lain lagi, itu DAMRI. Terduduk kantuk di ruang tunggu stasiun kereta bandara lalu mengamati para eksekutif menggeret kopernya, berkejaran dengan waktu…

  • <—-Kisah Sebelumnya Dulu, kalau memikirkan Medan (sebelum aku benar-benar mengunjunginya) maka tempat pertama yang kubayangkan adalah Danau Toba….Parah, padahal Danau Toba berada di Kabupaten Simalungun, sedangkan Kota Medan berada 190 km di utara Danau. Persepsi kembali berubah saat digalakkannya era optimalisasi bandar udara di seluruh negeri. Ketika mendengar kata “Medan” maka yang terbayang secara otomatis…

  • Adalah SJ 010, penerbangan pagi Sriwijaya Air menggunakan BOEING 737-900ER yang mengantarkanku ke Kota Melayu Deli. Perjalanan menakjubkan yang sebetulnya tak terencana. Berbeda dengan kebiasaanku ketika menjelajah ke luar negeri dengan perencanaan matang hingga setahun sebelum perjalanan tersebut dieksekusi. Berawal dari ledekan setiap pagi di kantor tercinta yang selalu saja aku menjadi korbannya. “Ah lo…

  • <—-Kisah Sebelumnya Perjalanan meninggalkan Danau Toba menggunakan taxi (di Jakarta mungkin disebutnya omprengan…menggunakan mobil Avanza untuk mengangkut penumpang) seharga Rp. 40.000 dengan waktu tempuh 1 jam 50 menit akhirnya mengantarkanku untuk mengoleksi kota baru…..yes, Pematang Siantar. Kota yang tak pernah terpikirkan untuk ku kunjungi. Taxi menurunkanku di daerah Parluasan, daerah yang konon terkenal sebagai produsen…

  • Adjusting your motorbike speed and snaking to avoid gravels on the Samosir’s roads is a lesson that must be mastered quickly. If it doesn’t pass, surely the gravel will throw you on the street. Two car bumps incidents happened during my trip there. My focus wasn’t on the incident, but on their humorous when they…

  • I jumped into homestay room through the window after a receptionist was unable to opened the door. I successfully entered into room and just by “one-clicked”, the door opened. Choosing a hotel is about style. But for me, a dormitory is still as first priority. Keeping the budget for continuing a dream…. is traveling… #bigdreamer…

  • “Sir, please fill it,” a ferry crew smiled and gave me a manifest sheet which had already been humid because of drizzle exposure all day. I must write my name, address and age in it. This process reminded me to the sinking of a ferry “Sinar Bangun” in Simanando area (an area on Toba lake)…

  • I would tell my journey by Bus “SEJAHTERA” from Medan City to Toba Lake. The distance was 170 km and bus fare was IDR 40,000 (USD 2,85). The special thing wasn’t on got into the bus but in curiosity along the trip to immediately met the largest volcanic lake in the world. Yes that is…

  • <—-Kisah Sebelumnya Mengatur kecepatan dan meliuk-liuk menghindari kerikil jalanan Samosir menjadi pelajaran yang harus kukuasai dengan cepat.  Jika tak lulus, niscaya kerikil itu akan menghempaskanku di jalanan. Dua insiden senggolan mobil mewarnai hariku di sana. Fokusku tak pada insidennya, tetapi pada kelucuan mereka beradu mulut di tengah jalanan yang membuat jalanan mengular panjang karena mereka…