Category: Oman

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku telah tiba…. Berdiri di hadapan hotel berlantai tujuh. Memastikan sejenak nama hotel yang tertera di name board besarnya, maka aku memasuki pintu lobby setelah mengetahui bahwa aku berada di hotel yang tepat. “It’s no matter, Sir….I will give your room now”, resepsionis pria berkebangsaan Bangladesh menurut perkiraanku telah berbaik hati memberikan kunci…

  • <—-Kisah Sebelumnya Pukul setengah tujuh pagi aku sudah menginjakkan kaki di daerah Ruwi setelah dihantarkan oleh Mwasalat Bus bernomor 1B dari Muscat International Airport. Menuruni bus, aku tetiba terperangah…. Bagaimana tidak, terminal bus berukuran kecil itu tampak indah karena dikelilingi oleh bukit berbatu yang membentang dengan warna coklat kemerahan di segenap pandangan. “Ini sungguh pesona…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku yang tertidur ayam tetiba terperanjat bangun ketika suara berisik alat pel lantai yang digunakan oleh seorang cleaning service terdengar jelas dari bawah bangku tempatku tertidur. Aku membuka mata dan langsung melihat penunjuk waktu digital di sebuah layar FIDS yang terpampang di pojok ruangan. Masih saja pukul empat pagi ketika aku melihatnya. “Sorry…