Author: travelingpersecond
-
Driver: “Donny, just get off here, okay? This car will turn to right, then car will run further away from downtown“. Me: “Oh Okay, Uda. No problem for me“ I was lowered by Annanta Travel on Veteran Street, I sat for a moment and stretched muscle stiffness after sitting in the back seat for eight…
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku masih saja berdiri terdiam sambil memegang pagar besi di salah satu sisi Arrival Hall Hamad International Airport. Dipisahkan partisi kaca, aku masih memandangi patung perunggu berjuluk “Lamp Bear” yang menjadi kebanggaan bandara terbaik di kawasan Timur Tengah ini. Sementara penumpang lain bergerak sangat cepat dengan travel trolleynya masing-masing. Patung beruang kuning itu…
-
Walking through Veteran Street, I slowly approached De Kock Hotel to check-in. Cool and peaceful is an image in my head about Bukittinggi when I arrived. 1. Limpapeh Bridge Halfway to hotel, I was fascinated by a suspension bridge. It is the Limpapeh Bridge which stretches over Ahmad Yani Street. It was built in 1992…
-
<—-Kisah Sebelumnya Dini hari….Masih jam 03:14….Suasana di Kuwait International Airport begitu damai dengan alunan musik instrumental yang mendayu-dayu. Sepintas aku merasa berada di suatu sisi Changi International Airport yang kerap memainkan musik yang sama. Aku mengambil duduk di kursi tunggu paling ujung, merasakan pengar hidung yang masih menyisakan flu. Flu teraneh yang pernah kualami seumur…
-
<—-Kisah Sebelumnya Tepat jam lima pagi aku mulai mengguyur badan di kamar mandi Bahrain Plaza Hotel. Hari itu juga, aku akan meninggalkan Bahrain dan menuju ke Kuwait. Setelah memastikan segenap perlengkapan tak tertinggal, aku turun ke lantai satu untuk menyerahkan kunci dan menuju ke shelter bus terdekat. Tak jauh, cuma tiga ratus meter di selatan…