Author: travelingpersecond

  • <—-Kisah Sebelumnya Mataku semakin berat, imbas terlalu lama duduk di bawah sebuah pohon, tentu masih di dalam kompleks Padang Maziah. Sesekali nada bising klakson kendaraan memberikan nadi pada taman istana yang sepi itu. Tetapi, nalarku masih saja mengatakan “tidak”, ketika niatan hati membujuknya untuk segera beranjak menuju tepian pantai. Apa boleh buat, mataku lebih memilih…

  • Yeaaaa….Aku mendapatkan business trip akhir pekan. Seperti biasa, aku selalu mensiasati tugas kantor untuk tetap bisa menyalurkan hobby andalan….Yes, eksplorasi. Tugas pelatihan Jum’at dan Sabtu, akan kusambung dengan extend hingga Ahad dalam perjalanan gratisan ini. SEMARANG…. Itulah kota tujuanku kali ini. Halim Perdanakusuma International Airport menjadi titik tolak dan Ahmad Yani International Airport menjadi titik…

  • <—-Kisah Sebelumnya Buatku, mengunjungi sebuah negara akan menjadi sempurna rasanya jika mampu mengunjungi istana presiden atau rajanya. Entah kenapa istana presiden atau raja atau sultan menjadi ikon tersendiri dari sebuah negara. Oleh karenanya, jika memungkinkan aku akan berusaha sekuat tenaga untuk menyambangi bangunan istimewa ini. Sudah banyak istana negara di luar sana yang kukunjungi. Istana…

  • <—-Kisah Sebelumnya “I’m not from India, I’m from Iran”, begitulah ucapan gemulai pejalan pria tetangga bunk bed menjawab pertanyaanku. “Do you know where is a middle eastern salon near here?. I think I need a salon for relaxation”, dia tetiba memberikan pertanyaan kepada resepsionis sekaligus si empunya hotel. Aku tertawa dalam hati menemukan adegan “lucu”pagi…

  • <—-Kisah Sebelumnya Berpetualang ke Negeri Jiran adalah hal mudah nan menyenangkan. Selain kuliner yang familiar dengan lidah Indonesia, wisata mereka juga jamak menyediakan penginapan super murah yang memberikan kemungkinan bagi siapapun untuk menjelajah negeri itu. Pagi itu, baru saja aku melompat turun dari myBAS yang telah membawaku dari Bandar Udara Sultan Mahmud, kini aku sudah…

  • Ini bukan pertama kali bagiku menaiki Lion Air, pernah kunaiki maskapai ini pada rute Solo-Jakarta, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Singapura, atau sebaliknya. Hanya saja, ini adalah kali pertama pengalamanku menjajal Boeing 737 MAX 8, jenis pesawat fenomenal, yang sedang “grounded “ semenjak kecelakaan ganda, satu di Indonesia dan kedua di Ethiopia, dengan penyebab yang sama. Aku akhirnya berhasil…

  • <—-Kisah Sebelumnya Serupa dengan pengalaman ketika berkunjung ke Ipoh setahun sebelumnya. Di beberapa kota di Malaysia, mencari keberadaan bus menuju Pusat Bandar dari gerbang masuk kota menjadi sesuatu yang langka di dunia maya, sangat susah ditemukan. Konsekuensinya adalah, aku harus berjibaku mencarinya on the spot ketika tiba di tujuan. Ketenangan dan kekuatan mental sungguh diuji…

  • <—-Kisah Sebelumnya Dalam pencarian di dunia maya sebelum keberangkatan ke Kuala Terengganu, aku tak pernah menemukan sematan kata International pada namanya. Aku hanya terus menduga bahwa bandara yang akan kutuju ini hanyalah bandara domestik yang hanya melayani penerbangan dalam negeri. Ternyata aku hanyalah sedikit benar, tetapi tetap saja salah besar pada ujungnya. Karena bandara ini…

  • Kusantap dengan lahap otentiknya cita rasa tambusu–olahan usus sapi dengan telur, tahu dan bumbu di dalamnya– sebagai santap malam terakhir dalam seminggu petualanganku di tanah Sumatera. Sedikit insiden kuliner mengganggu di pertengahan kunyahan. Benda kenyal itu kufikir menjadi kesatuan dari menu tambusu….Oh, ternyata…..Itu karet gelang. Pemilik restoran : “Sepertinya Uda nih orang jauh?” Aku                              :    …

  • <—-Kisah Sebelumnya Tak nyenyak…. Sepanjang tidur, sesekali mataku menyipit waspada menatap jam digital di layar biru Flight Information Display System. Pesawat menuju Kuala Terengganu akan diterbangkan pada pukul 07:25 pagi lah yang  membuat tidurku tak berlangsung sempurna. Dua jam sebelum masuk waktu Subuh, demi menghentikan rasa was-was itu, aku memutuskan bangkit. Sembari merapikan muka yang…