Author: travelingpersecond

  • <—-Previous Story Visiting The Pearl Monument made me happy beyond measure, in addition to exploring Qatar history, my eyes were spoiled by beautiful view of Doha Corniche. A seven-kilometer long promenade reveals the arch of Doha Bay which be crammed with skyscrapers at its end. Meanwhile, distribution of traditional tourist dhow boats which were quietly…

  • <—-Kisah Sebelumnya Usai bersarapan, maka kondisi badan menjadi lebih tenang. Aku melipir di belakang Vihara Tri Dharma Bumi Raya untuk menembus Jalan Niaga sisi utara. Bertemu jalan yang kumaksud, aku berbelok menuju utara. Jalan Merdeka menyambutku beberapa menit kemudian. Maksud diri menyusuri jalanan ini adalah untuk mengunjungi masjid utama kota bercorak hijau-putih. Ya benar, masjid…

  • <—-Previous Story The pedestrian tunnel starts from an elevator in a glazed room in north of Souq Waqif, right in front of Al Jomrok Boutique Hotel which has a black anchor logo, showing me that I was on the east coast of Qatar now. Gliding underground with a button touch, I stepped beneath the surface…

  • <—-Kisah Sebelumnya Lewat sedikit dari jam tujuh pagi, aku mulai meninggalkan Pasar Turi. Selama di pasar hingga keluar dari dalamnya, aku belum menemukan tempat untuk membeli sarapan yang sesuai dengan kata hati. Aku masih diselimuti rasa khawatir jikalau salah memilih tempat makan dan terpapar makanan non-halal. Padahal saat itu sudah lewat satu jam dari jam…

  • <—-Previous Story Passing through gate number four, I returned out on the streets after exploring City Souq. The two-story office of an independent Qatari agency was the first building I passed. Five large Qatari flags can be seen displaying in headquarters of Central Municipal Council. I turned left as soon as I passed Abdullah Bin…

  • <—-Kisah Sebelumnya Selain taman kota, ada satu cara efektif untuk bisa secara langsung membaur dengan aktfitas warga lokal di sebuah daerah yang baru kita kenal. Cara tersebut adalah dengan mengunjungi pasar tradisional dimana mereka beraktifitas. Malam perdanaku di Singkawang telah lewat, aku kembali dihadapkan pada sebuah pagi nan cerah. Usai berbasuh, aku dengan cepat menyiapkan…

  • <—-Previous Story Goodbye Domes Mosque, a mosque full of history in Old Doha area. I said “wadaa’aan” from its back door on the edge of Al Jabr Street. Stepping a narrow alley bordered by a smooth wall on left and a rough wall on right. Now, it was time to find a diner to brakes…

  • <—-Kisah Sebelumnya Pernah berkunjung ke Istana Merdeka?. Atau berkunjung ke Balai Kota DKI Jakarta?. Ya, kedua tempat penting di Jakarta itu sering menawarkan wisata berkunjung. Nah, bagaimana dengan Kota Solo?. Yupsz, kota Solo juga memiliki wisata serupa. Tempat yang menjadi pusat perhatian untuk wisata sejenis adalah Loji Gandrung, rumah Dinas Walikota Solo yang terletak di…

  • <—-Previous Story I heard a faint sound of adzan calling me while I was walking around Souq Faleh. That was a moment that I’ve been waiting for. My imagination of praying in congregation with Qataris for the first time would come true soon. For that reason, I rushed down stairs to first floor and immediately…

  • <—-Kisah Sebelumnya Kuserahkan Rp. 134.000 kepada resepsionis laki-laki yang bertugas di Hotel Sahabat Baru sebagai biaya menginapku semalam saja. Setelah diberikan sebuah kunci, maka aku keluar dari lobby dan melintasi halaman hotel yang berbentuk letter-u tersebut. Masuk di gedung seberang, aku berusaha tampak santai ketika melewati dua orang waria yang duduk di bangku panjang di…