Author: travelingpersecond

  • <—-Previous Story Exploring Mass Rapid Transport (MRT) in a country which has it has become a tradition in my every trip, even though my first choice transportation is city bus. Before trying Doha Metro, I myself have trying MRT in Singapore, Thailand, Malaysia, Philippines, Hong Kong, China, Japan, South Korea, India, United Arab Emirates and…

  • <—-Kisah Sebelumnya Lepas menikmati pelayaran singkat di Sungai Kapuas kemudian kuputuskan kembali menuju G-Hotel untuk beristirahat. Badanku masih diselimuti rasa pegal usai melakukan perjalanan lima jam lamanya dari Singkawang. Berjalan menuju hotal, aku pun memilih rute berbeda dari ruteku bertolak sebelumnya. Sesampai di hotel aku segera berbasuh dan membiarkan diri puas terlelap di atas ranjang.…

  • <—-Kisah Sebelumnya Menikmati Malam di Kapuas Usai menaruh backpack dan mencuci muka, aku memutuskan untuk turun ke lantai 1 demi memulai eksplorasi pertamaku di Pontianak. Keluar dari G-Hotel, aku turun di Jalan Jendral Urip menuju ke timur. Sembari melangkah, aku terus memperhatikan sepanjang sisi jalan. Aku berusaha menandai beberapa rumah makan yang bisa menjadi alternatif…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku hanya berusaha mencari informasi sebanyak mungkin tentang beberapa event yang akan diselenggarakan di Taman Sriwedari pada dua bulan semenjak kedatanganku. Tetapi sungguh sayang, tak akan ada pertunjukan budaya dua bulan ke depan di taman budaya itu. Itu berarti, peserta Marketing Conference nanti tidak bisa diarahkan untuk menikmati pertunjukan budaya di Taman Sriwedari.…

  • <—-Previous Story My adventure in West Bay area was already in extra time. But it didn’t break my spirit to keep exploring new destinations in the vicinity. I wasn’t in a hurry to leaving West Bay, even though my steps had arrived at Doha Exhibition & Convention Center (DECC) and DECC MRT station gate was…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku disapa dengan ramah oleh security yang berjaga di depan lobby. Membuatku bersiap diri untuk merasakan hotel kelas wisatawan. Maklum selama ini aku lebih sering menginap di hotel kelas backpacker. Sehari sebelum berangkat menuju Pontianak, aku memesan hotel ini melalui sebuah e-commerce penginapan ternama seharga Rp. 212.000 per malam. Kali ini aku kan…

  • <—-Previous Story Indonesian made noodles was caught when displaying at Abdulla Ali Bumatar mini market. Dinner….Finally I tasted my favorite noodles after two weeks of adventure leaving my hometown. Made the mood for my trip back to top level. Next day….Near noon but still freezing cold, at ten o’clock in the morning, I started my…

  • <—-Kisah Sebelumnya Eksplorasiku di Singkawang harus usai lebih cepat. Menjelang tengah hari, aku mempercepat langkah menuju penginapan untuk bebenah. Seperti jalur pulang semalam, aku kembali melahap ruas Jalan Niaga, Jalan Kepol Mahmud dan Jalan Pasar Turi dengan cepat dan tanpa sekalipun berhenti walau hati tetap ingin mengambil foto di beberapa titik menarik. Aku tiba di…

  • <—-Previous Story I left the busyness of Dhow Harbor to head to my next destination. At first glance, I passed a row of Catamaran ferries which leaning in a side of beach with guarding by big body security guards. What I understood at a glance was that this was part of cruise to Doha’s famous…

  • <—-Kisah Sebelumnya Karena Loji Gandrung pernah digunakan oleh Kolonel Gatot Subroto sebagai pusat komado dalam menghadapi Operatie Kraai yang dilancarkan Belanda pada Desember 1948. Itulah sebuah alasan yang nantinya akan kuketahui kenapa patung yang dipilih untuk ditempatkan di depan Loji Gandrung adalah patung Jenderal Gatoto Subroto. Kini kita akan bicara topik lain…. Dahulu…. Sebelum Stadion…