Category: Sumatra
-
Melintas keluar dari exit gate bangunan terminal di Bandar Udara Fatmawati Soekarno (sebut saja FatSoe), aku melengos, menghindari incaran para sopir taksi yang sedang berburu penumpang. Nampaknya strategi itu tak berjalan baik. Tetap saja para sopir taksi itu mengejarku. Mereka menyejajari langkahku yang akhirnya membuatku terpaksa berkamlufase dengan melemparkan kebohongan kepada setiap pengemudi taksi yang…
-
Menjelang sore ketika aku beringsut meninggalkan Bukit Clara. Memunggungi aksara raksasa tersohor, aku mengikuti koridor memanjang tepat di tengah tenda-tenda kuliner di area WTB Food Market. WTB Food Market sendiri adalah pasar kuliner di Kota Batam yang aktif di malam hari. Sayang sore itu aku sedang berpuasa Tarwiyah, membuatku hanya sekelebat saja menikmati awal keramaian…
-
<—-Kisah Sebelumnya Sinar surya masih saja terik ketika aku meninggalkan halaman depan Benteng Kuto Besak. Jarum jam merapat ke angka tiga, pertanda bahwa sebentar lagi surya akan tenggelam. Tapi aku masih enggan merapat ke penginapan walaupun sebenarnya waktu check-in sudah lewat. Masih memanggul backpack berukuran besar, aku yang sedari beberapa waktu sebelumnya berdiri di samping…
-
<—-Kisah Sebelumnya Usai mengambil foto terakhir Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dari pelatarannya, aku memutuskan pergi. Tetapi aku mengambil jalan lain untuk keluar dari area museum, hal ini dikarenakan jalur utama untuk memasuki museum sedang ditutup karena aktivitas renovasi. Dengan terpaksa aku harus melakukan perbuatan tak sopan, aku harus menginjak rumput untuk keluar dari sisi…
-
<—-Kisah Sebelumnya Lepas Shalat Jum’at aku kelaparan. Lantas apakah lapak para pedagang makanan yang digelar di pelataran masjid membuatku tertarik dan singgah?….Tidak….Aku ingin menikmati sesuatu yang berbeda di Bumi Sriwijaya. “Sampai jumpa lagi Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, semoga aku bisa mengunjungimu lain waktu?”, aku melangkah pergi. Pesan Whatsapp dari seorang kolega di Palembang mulai…
-
<—-Kisah Sebelumnya Voice announcement menggema di langit-langit gerbong. Aku yang tersadar pun segera bangkit demi bersiap turun. Dalam beberapa menit ke depan LTR akan berhenti di Stasiun Ampera. Hatiku sungguh berdebar, mirip ketika hendak bertemu kekasih hati…. 😊 😊 😊 Tak kusangka aku akan melihat secara langsung Jembatan Ampera yang tersohor di seluruh negeri tersebut.…
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku telah usai mengabadikan beberapa sudut cantik Sultan Mahmud Badaruddin II International Airport. Bibirku tersinyum simpul karena leluasanya diriku menikmati suasana di pelataran bandara kebanggan Kota Palembang tersebut. Bagaimana tidak, pagi itu tak ada yang mengganggu aktivitasku dalam mengambil gambar di area parkir bandara. Para sopir taksi enggan mendekat, tentu akan lebih baik…