Category: North Sumatra
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku melompat ke dalam melalui jendela setelah Mbak Resepsionis tak mampu membuka pintu kamar. Berhasil masuk dan “klik”, terbukalah pintu dengan sekali putaran. Memilih penginapan adalah masalah selera. Tapi buatku dormitory tetaplah nomor satu. Menjaga kantong demi langgengnya cita-cita….traveling…. #bokisbanget Setelah sedormitory di Medan, Aku bertemu Eloise kembali disini. Kutunjukkan tarianku bersama Si…
-
<—-Kisah Sebelumnya Sepertinya Aku terlihat keren menyusuri Tomok dengan backpack ukuran 45 liter di punggung….hehehe, seperti bule-bule backpacker padaumumnya….# GaKreatifNih. Penjaja souvenir tak lelah menawariku sepanjang perjalanan menuyusuri Tomok. ” Bang kalau ga beli gapapa deh Aku ikhlas asalkan abang nikahin Aku”, ujarnya…..#pokjidat. Keluar area pelabuhan dan menyeberang jalan utama Tomok, kembali melewati lorong souvenir…
-
<—-Kisah Sebelumnya “Bang, tolong diisi”, senyum ferry crew menyodorkan lembar manifest yg telah terlanjur lembab karena paparan gerimis sepanjang hari. Nama, alamat asal dan umur yang harus kutulis. Mengingatkanku pada tenggelamnya KM Sinar Bangun di daerah Simanando-Toba 4 bulan sebelum aku mengisi manifest itu. Satu jam Aku menunggu semenjak ketibaanku di Tigaraja Port hingga manifest…
-
<—-Kisah Sebelumnya Maksudku tuh, naik bus PO Sejahtera dari Medan ke Danau Toba. Jarak 170 km hanya ditempuh dengan 40 ribu. Istimewanya bukan pada naik busnya tapi terletak pada rasa penasaran sepanjang perjalanan untuk segera bertemu danau vulkanik terbesar di dunia. Ya itu adalah lobby Dazhong Backpacker’s Hostel…Bete…menjadi penginap yang bangun terpagi, tetapi rencanaku gagal…