Tag: Wisata Timur Tengah
-
<—-Kisah Sebelumnya Hampir dua jam, aku mengobok-obok beberapa blok Distrik Deira demi menemukan penginapan yang telah kupesan. Tapi selama itu pula aku tak mendapatkan apapun. Kelelahan yang disebabkan oleh terus menerusnya aku memanggul backpack seberat enam kilogram besera folding bag seberat dua kilogram membuatku terduduk lesu di pinggiran trotoar 18th Street. Jalanan mulai tampak ramai…
-
<—-Kisah Sebelumnya Sedari sebelumnya, di salah satu pojok perempatan, tepat di depan toko eletronik berdinding kaca tanpa aktivitas dan masih tertutup rapat, aku terus mencari kata atau tanda “Traveler Bed Space For Male”. Itulah nama yang tertera di e-Conformation Letter yang kudapatkan atas pemesanan kamar di salah satu e-commerce penginapan. Tak mendapatkan tanda apapun, aku…
-
<—-Kisah Sebelumnya Jika ingin merasakan sensasi menunggang airline komersial pertama di Asia maka naiklah Philippine Airlines, maka secara otomatis kamu akan tertasbih telah menaiki maskapai tertua di Benua Asia. Dan Philippine Airlines menjadi maskapai ke-28 yang kunaiki sepanjang perjalananku menjadi seorang backpacker. Dimulai dengan insiden kecil yang cukup membuat malu. Sore itu area depan konter…
-
<—-Kisah Sebelumnya Penerbanganku masih sore nanti. Jam 19:00 tepatnya. Jadi aku akan bersantai dahulu hingga masa inapku di Casper Hotel habis tepat di tengah hari. Sedari Shalat Subuh, aku kembali menggulung badan dengan selimut dormitory, nyaman sekali memejamkan mata dalam hangat selimut di tengah bekunya pagi. Hingga alarm iri dan meneriakiku….Sudah pukul sembilan. Aku harus…
-
<—-Kisah Sebelumnya Staff Museum : “Hello, how many part of museums which you have visited, Sir?” AKu : “Just two….Company House and Bin Jelmood House, Ms”. Staff Museum : “Oh, you on right step. Now you are in Mohammed Bin Jassim House. It will tell you about old Msheireb and the modern one”. Aku : …
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku meninggalkan Doha Sports City menjelang maghrib. Keluar dari Villaggio Mall, menuju Stasiun Al Aziziyah yang hanya berjarak 100 meter dari pintu nomor empat shopping mall kenamaan itu. Di pintu masuk stasiun…..terjadilah insiden tipis antar pengelana…. “Hello, do you want go with metro?”, ucap pemuda ikal, berkulit putih dan berwajah khas Arab tetapi…
-
<—-Kisah Sebelumnya Sudah pukul 14:00, masih ada sedikit waktu sebelum angin sore pembawa hawa dingin hadir. Aku sengaja menaruh destinasi ini sebagai penutup wisata hari ketiga di Qatar. Tampak luar, tak ada yang mencolok, tak ada yang istimewa, itu hanya bangunan biasa yang dibuka untuk umum sejak 2006 silam. Hanya saja, nameboard besar bertajuk Gondolania…