Tag: Sultan Syarif Kasim II

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku mulai meninggalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas dengan berjalan kaki. Menyusuri Jalan Wakaf, aku perlahan mendekati seorang polisi lalu lintas yang sedang mengatur sebuah perempatan. Tak canggung, aku memanggilnya ketika dia masih membunyikan peluit mengikuti kedipan lampu hijau yang otomatis menggerakkan puluhan kendaraan untuk melintas perempatan itu. Tak yakin menjawab…

  • <—-Kisah Sebelumnya Memasuki Pekanbaru, semua penumpang Bus INTRA diturunkan di sebuah bangunan warung non-permanen berbahan kayu warna hijau. Memasuki bagian belakang warung makan, deretan panjang kamar mandi sederhana memudahkanku untuk berbasuh muka dan besiap diri untuk mengeksplorasi “Kota Madani”. Memasuki jalanan kota untuk pertama kalinya diatas jok ojek online, aku mulai menyimpan rasa penasaran tentang…

  • I began to leave the Tunjuk Ajar Integritas Green Open Space on foot. Along Wakaf Street, I slowly approached a traffic policeman who was arranging an intersection. Not awkward, I called him when he still sounded his whistle following flashing green lights which automatically moved dozens of vehicles to cross the intersection. Unsure of answering…

  • Entering Pekanbaru, all INTRA Bus passengers were unloaded in a non-permanent restaurant building which is made from green colour wood. Entering in back of restaurant, long row of simple bathrooms made me easy to washing my face and preparing myself to explore “Madani City“. Entering city’s roads for the first time on an online motorcycle…