Tag: Pekan Baharu

  • <—-Kisah Sebelumnya Satu perandaian yang tak pernah terwujud adalah memasuki Rumah Singgah Tuan Kadi. Ingin rasanya duduk menghampar di dalamnya dan menikmati untaian sejarah dalam bilik-bilik mungilnya. Secara bersamaan, keringat yang terus meleleh di pelipis mata, pelan tapi pasti meluruhkan setiap perandaian di kepalaku. Pintu-pintu rumah itu tertutup rapat seakan berkata kepadaku “Sudahlah pergi saja,…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku masih saja tak bergeming dengan tawaran para sopir taksi, sementara para penumpang Bus INTRA yang lain lebih memilih menggunakan jasa taksi menuju tujuan akhirnya di Pekanbaru. Beberapa waktu kemudian, dari seberang jalan, pengemudi ojek online melambaikan tangan kepadaku. Tentu dia tahu, aku memakai jaket biru dengan backpack berwarna sama. Aku telah mengirimkan…

  • A assumption which never materialized was to entering Tuan Kadi Halfway House. I wanted to sit relax in it and enjoyed history strands in its small cubicles. Simultaneously, sweat which had continued to melt in my temples, slowly but surely shed every assumption in my head. House doors were tightly closed as if it said…

  • I still didn’t budge with an offer of taxi drivers, while other INTRA Bus passengers preferred to use taxi services towards their final destination in Pekanbaru. Several time later, from across the street, an online motorcycle taxi driver waved to me. Of course he knew, I was wearing a blue jacket with same color backpack.…