Category: Lampung

  • <—-Kisah Sebelumnya Lazim seperti biasanya….Sifat normal manusia….”Diam dikala kenyang”…..Bahasa halusnya…..”Habis makan bego”….Itulah kondisi singkat yang bisa digambarkan setelah bersarapan bubur ayam. Aku menginjak pelan pedal gas menelusuri Jalan Soekarno-Hatta yang mulai padat. Waktu masih menunjukkan pukul sembilan pagi. Mobil yang kukendarai mulai meninggalkan Kotabumi Selatan, melewati jalanan dua arah dengan satu ruas di setiap arahnya.…

  • Kamis pagi bertepatan dengan perayaan Hari Buruh Internasional……Langit tampak cerah, tak ada mendung seperti hari-hari sebelumnya. Hari itu harusnya aku menikmati libur di rumah. Tapi aku tak segera meninggalkan “Kota Tapis Berseri” usai menjalankan tugas kantor. Aku urung pulang ke ibukota, tetapi memilih untuk mengajak dua sahabat akamsi (anak kampung sini) yang bekerja sekantor denganku…

  • Malam tadi aku baru saja merapat ke ibu kota pasca menunaikan momen sakral umat muslim….Yupz, mudik Ied Mubarak. Usai berbasuh dengan air hangat demi mengendorkan otot betis setelah delapan belas jam tanpa henti menginjak pedal, aku tak lekas jua memejamkan mata. Sisa cuti yang masih lima hari tetiba membuatku insomnia. Apa kata jagat jika aku…

  • <—-Kisah Sebelumnya Seporsi soto mie seharga tiga belas ribu rupiah yang terlahap di sebuah kedai di sekitar arena atraksi menjadi penawar lapar setelah menempuh perjalanan sejauh sembilan puluh kilometer dari Bandar Lampung menggunakan sepeda motor sewaan. Genap tiga jam lamanya perjalanan itu, mengendapkan segenap rekam alam di salah satu ruang memori kepalaku. Beberapa menit lalu…

  • PAHAWANG.…come from word “HAWANG” which is a name of a Chinese who came to this island in 18th century. And then HAWANG have a big family and they acculturated with other migrants from several Indonesian area to occupy and prosper PAHAWANG. My arrival to Lampung is indeed because of Pahawang. It made my sleep never…

  • <—-Previous Story WAY KAMBAS….Taken from the name of river which flows inside National Park’s area itself. This 125 thousand hectare National Park is home of a conservation program for some rare animals such as elephants, rhinos and Sumatran tigers. However when I asked to an officer at Elephant Training Center (PLG)Way Kambas, Sumatran Tiger and…

  • PAHAWANG….Berasal dari kata dasar HAWANG yang merupakan nama seorang Tiongkok yang datang ke pulau ini pada Abad ke-18. HAWANG seterusnya berketurunan dan kemudian berakulturasi dengan pendatang lain dari penjuru Nusantara untuk menempati dan memakmurkan PAHAWANG. Kedatanganku ke Lampung kali ini memang karena Pahawang. “Dia” membuat tidurku tak pernah nyenyak sebelum  Aku benar-benar menjejakkan kaki kesana.…

  • <—-Kisah Sebelumnya WAY KAMBAS….Diambil dari nama sungai yang mengalir di dalam area Taman Nasional itu sendiri. Taman Nasional seluas 125 ribu hektar ini merupakan rumah bagi program konservasi beberapa hewan langka seperti gajah, badak dan harimau sumatera Hanya saja ketika Aku bertanya kepada salah satu petugas di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Way Kambas, Pusat Konservasi…