Category: India

  • <—-Kisah Sebelumnya Di jalur keluar Princess Street aku telah memutuskan untuk mengambil arah kanan demi melanjutkan eksplorasi. Walau panas sudah tak semenyengat beberapa jam sebelumnya, tetapi tetap saja paparan surya tanpa jeda membuat badan bekeringat dan kulit samar terbakar. Namun hal tersebut tak membuatku berjalan terburu. Rasa ingin tahu sekitar mengalahkan segalanya. Di sebuah sudut,…

  • <—-Kisah Sebelumnya Setelah beberapa waktu duduk bersantai di Nehru Park for Children, aku keluar dari area taman tepat di gerbang pojok selatan yang tepat menghadap Jawahar Park. “Cukup sudah….Tak perlu mengunjungi taman sebelah, waktuku tak lagi cukup”, aku membatin ketika berdiri tepat di sebuah perempatan. Berdiri tegak, mataku lekat memandang ke ruas jalan di utara,…

  • <—-Kisah Sebelumnya Yang harus kuindahkan adalah rasa hati yang sesungguhnya belum puas dalam menyaksikan kesibukan para nelayan lokal yang larut dengan kesibukannya mengurusi hasil tangkapan. Surya sudah mulai tergelincir dari titik tertingginya, perlahan kehilangan daya sengat, tunduk oleh senja yang mulai menguasai hari. Sedangkan aku dengan berat hati, bangkit dari tempat duduk di bawah tenda…

  • <—-Kisah Sebelumnya Penantian panjang untuk hadir di pesisir Fort Kochi lunas sudah. Dalam satu lompatan menuruni KURTC Bus warna oranye membuatku benar-benar berdiri di kota yang dibangun di atas hutan bakau itu. Sejenak aku berdiri mematung menilik sekitar, beradaptasi cepat dengan riuhnya pelancong di destinasi tersohor di Negara Bagian Kerala itu. Mulai beranjak dari sebuah…

  • <—-Kisah Sebelumnya Usai menyantap jajanan ringan Appam, Elai Adai dan Samosa, aku menyempurnakan sarapan dengan menyeruput perlahan Chai panas yang membuat badan menjadi hangat setelah semalaman terpapar dinginnya penyejuk ruangan bandara. Seruputan terakhir Chai menandakan bahwa aku harus bersiap diri menuju destinasi utama hari itu….Apalagi kalau bukan Fort Kochi, sebuah kawasan perpaduan empat budaya yaitu…

  • <—-Kisah Sebelumnya Gelap masih menaungi langit Kochi ketika penanda waktu menunjuk angka enam. Membuat nyali ciut demi melangkah menuju penginapan yang sesungguhnya hanya berjarak satu setengah kilometer. Aku memutuskan untuk tetap duduk di ruang tunggu arrival hall Cochin International Airport Terminal 3. Tapi ternyata…. Saking kantuknya, aku malah duduk terlelap memeluk backpack…. Sedikit melebihi pukul…

  • <—-Kisah Sebelumnya Sebuah kekhawatiran hadir seiring dengan kesigapan cabin crew Air Asia AK 39 yang sibuk memeriksa segenap penumpang sebagai pertanda bahwa selongsong terbang merah akan segera merapat di runway Cochin International Airport. Enam roda Air Asia genap menyentuh landasan menjelang pukul satu dini hari, sementara isi kepalaku masih dijejali banyak tanya. “Apakah di dalam…

  • <—-Kisah Sebelumnya Yang pernah aku rasakan, mengajukan permohonan eVisa itu lebih mudah dan peluang diterimanya lebih besar dibandingkan dengan pengajuan Visa Reguler. Cukup melampirkan dokumen-dokumen yang disyaratkan dan membayar di payment gate maka eVisa akan terbit menyesuaikan rencana waktu kedatangan di negara tersebut. Setidaknya aku pernah membuat eVisa Taiwan, Sri Lanka, Uni Emirates Arab, Bahrain…

  • <—-Kisah Sebelumnya Berangkat ke India selalu saja menyematkan debar di sebuah sisi hati. Provokasi informasi tak bertanggungjawab terkadang sukses membuat gentar nyali. Hembusan kabar mulai dari faktor keamanan, kehigienisan kuliner, variasi scam, serta printilan mencekam lainnya mulai menggelayuti pikiran sore itu. Oleh karenanya sebelum bertolak ke India, selama lima hari aku memanaskan nyali di Kuala…

  • I was chased by a little beggar who didn’t satisfy because I only gave him a chocolate which I brought from Jakarta since a week ago. “No….I need money,” he said while he continued to follow me from behind. Even when I unpacked my backpack to control whether any suspicious objects which enter in it…