Category: Asia
-
<—-Kisah Sebelumnya Tatapanku hanya melakukan repetisi sedari tadi. Jam tangan-route board-jam tangan….begitu seterusnya. Kecemasan menghukumku dengan tak mampunya diri menikmati gerbong nyaman Humetro. Aku masih tak memilih duduk, kakiku tegak menopang badan di tiang gerbong dekat pintu keluar. Aku bersiap untuk turun di Stasiun Seomyeon untuk mengakhiri perjalanan di Humetro Line 2 (Green Line) demi…
-
<—-Previous Story After my eyes enjoyed Himalayas view. Two hours in Sarangkot and witnessing natural drama which began when first rays of dawn shone and then noon came. You may completely read my adventures in Sarangkot in a story which I wrote earlier. Here: Passing a Morning and Getting a Sunrise in Sarangkot, Nepal I…
-
<—Kisah Sebelumnya Pukul 16:30, terduduk khawatir di bawah naungan halte bus mungil di bilangan Gijang-daero Avenue yang lengang, tatapanku terus menoleh ke kiri, menantikan kedatangan bus bernomor 181. Beberapa menit lalu aku telah tervonis tersesat. Berpetualang amatiran demi sekedar menemukan Haedong Yonggungsa Temple yang terletak di tepian Selat Korea. Dua setengah jam waktuku terbuang sia-sia…
-
<—-Previous Story Visiting Nepal is synonymous with visiting the Himalayas. And all travelers know that the Himalayan gate is in Pokhara. It has been a long time since this city, nicknamed as “Gem of Himalaya”, has opened itself to show its beauty around the world. This had put Pokhara on the top list in my…
-
<—-Kisah Sebelumnya Belum genap langkahku mencapai Stasiun Toseong, nada perut mengirim pertanda. “Oh iya, aku belum makan siang”, respon cepat dalam fikirku. Terakhir aku menyantap snack jalanan Bungeoppang dua jam lalu di jalan yang sama dengan tempat berdiriku sekarang, Kkachigogae-ro Avenue. Menuju Haedong Yonggungsa Temple perlu waktu yang tak sebentar. Aku berhenti sejenak di satu…
-
<—-Kisah sebelumnya. Pukul sebelas siang, daerah Nopo-dong, Distrik Geumjeong…. Akhirnya aku mendapatkan tiket bus menuju Seoul. Karena bus baru berangkat malam nanti, aku memutuskan untuk melanjutkan eksplorasi di Busan hingga sore nanti. Kini aku mulai meninggalkan Busan Central Bus Terminal, menyusuri koridor integrasi menuju Stasiun Nopo. Setiba di stasiun, tak lama menunggu, Humetro Line 1…
-
<—-Previous Story Ending a transaction and grabbing a Pokhara-Kathmandu bus ticket, I intended to hurry to hotel. Clockwork seemed to move fast and dark slowly but must have enveloped the city, until then I agreed to a taxi driver to take me to New Pokhara Lodge. A little white taxi was agile cutting through small…
-
<—-Kisah Sebelumnya Drama kamar mandi memang sering mewarnai cerita perjalanan, mengingat aku sering memilih dormitory sebagai tempat singgah selama berpetualang. Malam pertama di Busan. Aku sedang sebal sekali, kloset duduk yang tertutup itu baru saja ku-flush, maksud hati yang tak ingin melihat “zonk” saat membukanya…..Eh, malah air itu tumpah mbeleber kemana-mana bersama muatannya. Brengsek….Ini pasti …
-
<—-Kisah Sebelumnya Hampir jam sembilan malam ketika aku memutuskan untuk meninggalkan Busan International Film Festival (BIFF) Square di daerah Nampo-dong. Aku mulai melangkah meninggalkan konter resmi UNIQLO di bilangan BIFF Gwangjang-ro dan kemudia berlanjut di jalan utama, Gudeok-ro. Seratus lima puluh meter di depan sana adalah Gate 7 Stasiun Jagalchi yang menjadi target langkahku untuk…
-
<—-Previous Story Enough with 300 Rupee for 10 minutes, riding a taxi from Thamel to Kanti Path Road. If you weren’t afraid of getting lost, you could also walk for 20-25 minutes. My imagination told me that a bus which I was chasing would standby at a travel agent office. But the reality was far…