Author: travelingpersecond

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku tak lama mengintip biru jernihnya Pantai Gapang, karena tujuan utamaku bukanlah pantai itu. Setelah mengambil beberapa gambar seperlunya, aku kembali menggeber sepeda motor sewaan menuju barat. Tujuanku tak jauh lagi dari Pantai Gapang. Hanya berjarak tiga kilometer lagi. Itu berarti aku hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit demi menujunya. Tak lama turun…

  • Aku berhasil menitipkan backpack di PUM Losmen. Itu juga setelah aku berkali-kali menekan lonceng losmen yang sedikit soak. Bang Ari yang masih menyipitkan mata terbangun, keluar dari kamar dan menemuiku. “Kan bisa WA bang?”, dia menegurku “Oh, maaf Bang Ari, tadi sudah saya WA tapi tidak dibalas sama Abang”, aku menegaskan sembari memohon maaf. “Saya…

  • <—-Kisah Sebelumnya Suhu udara menghangat…. Matahari mulai mendaki ufuk timur ketika aku tuntas menikmati jengkal demi jengkal petilasan Candi Gumpung. Rasa kagum memenuhi ruang imajinasi, berhasil membawaku ke dalam hayalan ritual-ritual keagamaan masa lalu yang berlangsung di candi itu. Sementara itu, aku membuang tatapan ke sisi lain. Ada sebidang sebaran candi lagi di pojok utara.…

  • Ramadhan hari kedua belas…. Pagi itu langit cerah sempurna, pertanda akan sangat terik pada siang harinya. Sementara itu itu, aku telah bersiap untuk perjalanan cukup jauh, tak kurang dari 25 km aku akan menempuhnya. Hampir pukul delapan pagi ketika aku sudah duduk di sofa lobby OYO 2049 Tassa Kost Syariah yang berlokasi di kawasan Telanaipura.…

  • <—-Previous Story A concern came with the alertness of the Air Asia AK 39 cabin crew who were busy checking all passengers as a sign that the plane would soon be landed on the Cochin International Airport runway. Air Asia’s six wheels even hit the ground before one o’clock in the morning, while my head…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku mengembalikan snorkle yang kusewa beberapa jam lalu. Menaruhnya di etalase sewa, karena si empunya persewaan sedang tak ada di tempat. Aku bertanya kepada seorang lokal yang sedang melintas di depan persewaan. Menanyakan keberadaan kamar bilas untuk umum. Tetapi usahaku nihil hasil. Menurutnya susah untuk menemukan tempat bilas umum di Gili Trawangan. Adapun…

  • <—-Previous Story I have experienced that applying for an eVisa was easier and the chances of being accepted were greater than applying for a Regular Visa. It was enough to attach the required documents and pay at the online payment gate, the e-Visa would be issued according to the planned time of arrival in the…

  • Menjelang pukul sebelas pagi, public boat yang kutumpangi perlahan merapat di Pelabuhan Gili Trawangan, perahu yang kutumpangi tepat datang bersisian dengan fast boat berkelir kuning emas yang membawa para wisatawan asing dari Pelabuhan Padang Bai di Pulau Bali. Pelabuhan Padang Bai sendiri berjarak hampir 70 km dari Pelabuhan Gili Trawangan. Perlu waktu 1,5 jam untuk…

  • <—-Previous Story Going to India always has a thrill in a side of my heart. The provocation of irresponsible information sometimes succeeds in making the guts tremble. Gusts of news ranging from security factors, culinary hygiene, scam variations, and other gripping things began to cloud my mind that afternoon. Therefore, before leaving for India, for…

  • <—-Kisah Sebelumnya Aku tiba persis di depan kawasan Fort Malborough. Usai menyerahkan ongkos tunai beserta tips kepada pengemudi ojek online yang mengantarkanku, maka aku segera menuju loket penjualan tiket. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 5.000, aku diizinkan memasuki bagian Ravelin dari benteng itu. Ravelin sendiri merujuk pada bagian pertahanan pertama benteng yang memiliki bentuk…