<—-Kisah Sebelumnya Langkahku begitu harmonis dengan tekanan telunjuk untuk mengabadikan gambar-gambar terbaik di sepanjang Jalan Sisingamangaraja. “Bebek Merah” tiba-tiba turun dari aspal dan hentakan remnya melempar debu yang membuatku sesaat menutup hidung. Muka yang tersembunyi di balik helm itu menoleh ke arahku sembari melambaikan tangan. Aku terdiam sambil berfikir ada apakah. Sedikit curiga, aku melangkah…