Kusantap dengan lahap otentiknya cita rasa tambusu–olahan usus sapi dengan telur, tahu dan bumbu di dalamnya– sebagai santap malam terakhir dalam seminggu petualanganku di tanah Sumatera. Sedikit insiden kuliner mengganggu di pertengahan kunyahan. Benda kenyal itu kufikir menjadi kesatuan dari menu tambusu….Oh, ternyata…..Itu karet gelang. Pemilik restoran : “Sepertinya Uda nih orang jauh?” Aku : …