Author: travelingpersecond
-
<—-Kisah Sebelumnya Aku masih menikmati nostalgia dengan menikmati seporsi Busog Meal Tuna Omelette di salah satu gerai 7-Eleven di sisi Epifanio de los Santos Avenue, nasi kemasan yang menjadi makanan sehari-hariku saat menjelah Manila empat tahun silam. Murah, hanya Rp. 9.000 sudah bisa menikmati makan siang di tengah hiruk pikuk Manila. Sewaktu kemudian, aku mulai…
-
Kampung Pelangi Kalisari (Kalisari Rainbow Village) is three kilometers at south of Sleep & Sleep Capsule, which was a place to stay during my extended period in Semarang. At ten o’clock in the morning, I had driven through Imam Bonjol Street then continued to Pemuda Street, riding an online motorcycle taxi, I wanted to finish…
-
<—-Kisah Sebelumnya Seperti pada kunjungan pertamaku di Manila pada 2016 silam, kali ini kunjungan transitku akan menuju tempat pertama yang sama, Stasiun LRT EDSA. Entah kenapa, Stasiun LRT EDSA selalu menjadi tempat pertama yang kutunjuk ketika memperhatikan peta transportasi kota itu. Seakan tempat itulah yang paling mudah dicapai dari Ninoy Aquino International Airport (NAIA). Kemudian…
-
<—-Kisah Sebelumnya Philippine Airlines bernomor terbang PR 685 mendarat dengan mulus di salah satu runway Ninoy Aquino International Airport (NAIA). Pesawat berbadan besar itu dengan gagahnya melakukan taxiing menuju apron di Terminal 1. Seharusnya pesawat ini mendarat di Terminal 2, karena sedang proses renovasi maka terminal pun dialihkan. Terminal 1 sendiri adalah mainhub dari maskapai…
-
It’s said that the haunted of this 116-year-old building is second famous in Asia after Tat Tak School in Hong Kong. Quiet, thick walls and neglected. But that was in the past, now this 429-door building is transformed into a leading tourism icon in Semarang City with all its artistic and historical values. —-****—- My…
-
<—-Kisah Sebelumnya Jika ingin merasakan sensasi menunggang airline komersial pertama di Asia maka naiklah Philippine Airlines, maka secara otomatis kamu akan tertasbih telah menaiki maskapai tertua di Benua Asia. Dan Philippine Airlines menjadi maskapai ke-28 yang kunaiki sepanjang perjalananku menjadi seorang backpacker. Dimulai dengan insiden kecil yang cukup membuat malu. Sore itu area depan konter…
-
In the afternoon, on my third day in Semarang, I finally created an opportunity to watch an earth show which was often sought by sky color enthusiasts….Yups, sunset. I quickly drove from Sleep & Sleep Capsule in Dadapsari area after putting all my equipments and backpack. Using an online taxi i.e orange maroon Calya (Cayla…
-
<—-Kisah Sebelumnya Penerbanganku masih sore nanti. Jam 19:00 tepatnya. Jadi aku akan bersantai dahulu hingga masa inapku di Casper Hotel habis tepat di tengah hari. Sedari Shalat Subuh, aku kembali menggulung badan dengan selimut dormitory, nyaman sekali memejamkan mata dalam hangat selimut di tengah bekunya pagi. Hingga alarm iri dan meneriakiku….Sudah pukul sembilan. Aku harus…