Attractions Near Cilacap Downtown, Indonesia

Free visiting to other places is certainly fun for everyone, especially for people who have traveler passion.

I experienced it on business trip 28-29 April 2018. 3D2N visitation to southern city of Java delivered me to some tourist attractions around Cilacap downtown.

Here are some places you can visit in Cilacap:

1. Saung Madu Al Azhar

Saung madu Cilacap

“Klanceng” honey that’s cultivated here is a program of Lembaga Amil Zákat Nasional (LAZ) Al Azhar Cilacap which aims to build surrounding society economy. Therefore, in addition except have its own area for cultivation, the manager also entrust 2 cultivation boxes to every family in the village.

Located in northern of downtown, only takes 20 minutes to get there. Taste honey directly from the nest and eat markisa fruit from the plants around the cultivation area are a interesting moments as my trip opening in Cilacap.

2. Sunset at Sleko Port

Sleko port is a ferry port in Cilacap. Of course many people sail from it, especially sailing to famous tourist village in west Cilacap namely Kampung Laut.

Pelabuhan Sleko

Coming in afternoon after a long day working becomes a good option to relaxation while enjoying beautiful sunset.

3. Teluk Penyu Beach

Don’t leave the night without do interesting activities…. after the sun sinks, I immediately headed to Teluk Penyu beach for enjoying the night and seafood dinner.

Pantai Teluk Penyu

Eating “mendoan” (Cilacap’s local food) or seafood isn’t expensive here. I also spent time to saw night fish auction here. Local language made it seemed funny and entertaining. According to local community, Cilacap has the most “Ngapak” accent (Cilacap accent) among other areas whose “Ngapak”accent too.

I visited 2 times to this beach. At night I could visit for free and during the day had to paid Rp. 5,000 at front gate.

4. Cilacap Square

After enjoying night breeze, I drank local beverage namely “wedang ronde” in Cilacap Square to warmed my body.

Alun Alun Cilacap

The square has very beautiful lighting at night. Some junior high school students even held art performances here. It can be a free show that you can see while hangout with your beverages.

5. Karang Pandan Beach

In second day afternoon, after the office’s event was over, I rushed to east side of Nusakambangan island. This was the main destination that I had been waiting since my departure from Jakarta.

Pantai Karang Pandan

I need to rent a motor boat service worth IDR 30,000 for round trip sailing toward there. Because of its dropping point in the north of the island, I needed to walked for 30 minutes to Karang Pandan Beach which was located on the South of the island.

Beautiful white sandy beaches ready to pampered every tourist eyes who visited it.

6. Singapore of Java Cruise.

Coinciding with Saturday night, I wanted to hangout for enjoying my last night. One of attractions that be used by Cilacap young people to hang out is getting around the sea by Jaya Sakti Ship to enjoy the beauty of Cilacap night through Singapore of Java Cruise.

Singapore of java Cruise

2 hour cruising could pamper enough my eyes with beautiful light along Cilacap coast. It made me amazed about the beauty of Cilacap at night.

Oh yes, the cruise departs from Sleko Port guys….

7. Pekan Raya Cilacap. 

I thought it was a “G” political party tentatived event to campaigning. I passed it when I came back from Singapore of Java Cruise. Because of intriguing finally I stopped by.

Pekan Raya Cilacap

There were some food stall, fashion stall and toys stall inside and a large show stage. I just wandered around for a while without buying anything here.

8. Pendem Fort.

The last day in Cilacap felt incomplete if you hadn’t visited this Dutch colonial heritage fort. The defense fortress that lies on the shores of Teluk Penyu beach had added my information that Cilacap in the past had a risk to be attacked by enemies via sea. So Dutch Colonial built it, this fort was one package project with Karang Bolong Fort on Nusakambangan Island.

Benteng Pendem

Only spent IDR 5,000, I could explore the ins and outs of this fort, even I went into all the fort room that had different function on its time.

9. Tanjung Intan Port.

Looks like this logistics port isn’t open to public because the port is very busy with heavy trucks traffic for carrying unloading coals from docked ships in this port. Except coal ship, there are fertilizer and refined sugar ones also.

Pelabuhan Tanjung Intan

I was just lucky to get through the security guard for 5 minutes before I was finally banned and asked to out from it for security reasons.

That are some alternative tourism attractions near downtown. Come to Cilacap to see the other side of its tourism that rarely expose to public.

 

 

 

Wisata Dekat Pusat Kota Cilacap, Indonesia

Mengunjungi Cilacap gratisan tentu sesuatu yang sangat menyenangkan buat siapa saja, apalagi buat orang yang memiliki gen traveler.

Kejadian ini saya alama ketika ada business trip 28-29 April  2018. Kunjungan 3D2N ke kota di ujung selatan pulau Jawa ini mengantarkanku ke beberapa objek wisata di sekitar pusat kota Cilacap.

Berikut beberapa tempat yang bias kamu kunjungi di Cilacap:

1. Saung Madu Al Azhar

Saung madu Cilacap

Madu klanceng yang dibudidayakan di saung ini adalah program dari Lembaga Amil Zákat Nasional (LAZ) Al Azhar Cilacap yang bertujuan untuk membangun ekonomi masyarakat sekitar. Oleh karena itu selain memiliki area tersendiri untuk budidaya ini, pengelola juga menitipkan 2 kotak madu ke setiap warga di kampung ini.

Terletak di bagian utara pusat kota hanya butuh waktu 20 menit menuju ke tempat ini. Merasakan madu langsung dari sarangnya dan memakan buah markisa dari tanaman di sekitar area budidaya menjadi sesuatu yang menyegarkan sebagai pembuka dari trip saya di Cilacap.

2. Senja di Pelabuhan Sleko

Pelabuhan Sleko adalah pelabuhan penyeberangan di kota Cilacap. Tentu banyak masyarakat yang ramai menyeberang di pelabuhan ini. Termasuk menyeberang ke kampung wisata terkenal di barat Cilacap yaitu Kampung Laut.

Pelabuhan Sleko

Datang pada sore hari setelah seharian bekerja menjadi opsi yang baik untuk duduk menenangkan diri sembari menikmati indahnya sunset dari kejauhan.

3. Pantai Teluk Penyu

Jangan tinggalkan malam begitu saja….setelah sang surya tenggelam segeralah menuju ke tenggara yaitu ke pantai Teluk Penyu untuk sekedar menikmati angin malam dan seafood dinner di sekitarnya.

Pantai Teluk Penyu

Makan mendoan atau seafood tidak terlalu mahal di sekitar tempat ini. Saya juga sempat melihat acara lelang ikan yang baru di bongkar dari perahu nelayan yang mendarat. Dengan bahasa ngapak-ngapaknya membuat lelang ini  terkesan lucu dan menghibur. Memang menurut masayarakat setempat, Cilacap memiliki bahasa paling ngapak diantara daerah lain yang bahasanya ngapak juga.

Saya berkunjung 2 kali ke pantai ini. Saat malam saya bisa secara masuk gratis dan saat siang perlu membayar Rp. 5.000 di gerbang depan menuju pantai.

4. Alun-Alun Cilacap

Sepulang menikmati angin malam, supaya tidak masuk angin, saya mencari penjual wedang ronde di Alun-Alun Cilacap untuk menghangatkan badan.

Alun Alun Cilacap

Alun-Alun saat malam hari memiliki cahaya lampu yang sangat indah dipandang mata. Beberapa pelajar SMP/SMA bahkan mengadakan latihan seni di tempat ini,. Bisa menjadi pertunjukan gratis yang bisa dilihat sambil kongkow dengan minuman hangatmu.

5. Pantai Karang Pandan

Sore hari di hari kedua, setelah acara kantor selesai, bergegaslah saya menuju Pulau Nusakambangan bagian Timur. Inilah destinasi yang saya tunggu-tunggu sejak awal keberangkatan dari Jakarta.

Pantai Karang Pandan

Menuju tempat ini perlu menggunakan jasa perahu motor seharga 30 ribu pulang pergi untuk menyeberang melewati laut. Karena dropping pointnya di utara pulau maka saya perlu berjalan selama 30 menit menuju Pantai Karang Pandan yang berada di sebelah Selatan Pulau.

Pantai berpasir putih nan indah siap memanjakan mata siapa saja yang bersedia berkunjung ke sini.

6. Singapore of Java Cruise.

Bertepatan dengan malam minggu, tentu saya ingin kongkow melihat anak-anak muda Cilacap berhang out ria menikmati malam. Salah satu wahana untuk muda mudi Cilacap memadu kasih adalah dengan berkeliling laut menaiki Kapal Motor Jaya Sakti untuk menikmati keindahan malam Cilacap melalui Singapore of Java Cruise.

Singapore of java Cruise

2 jam cruise memanjakan mata dengan wisata cahaya di  sepanjang pesisir Cilacap membuat saya kagum akan keindahan Cilacap di malam hari.

Oh ya cruise ini bertolak dari Pelabuhan Sleko ya gaes……

7. Pekan Raya Cilacap. 

Sepertinya ini adalah acara partai politik “G” untuk berkampanye di Cilacap. Saya melewatinya ketika pulang dari Singapore of Java Cruise. Penasaran dengan apa yang ada didalam akhirnya saya mampir.

Pekan Raya Cilacap

Didalam terdapat beberapa stand makanan, fashion dan mainan dan sebuah panggung pertunjukan yang  lumayan besar. Saya hanya berkeliling sebentar tanpa membeli apapun di sini.

8. Benteng Pendem.

Hari terakhir di Cilacap rasanya kurang lengkap kalau belum mengunjungi benteng peninggalan Kolonial Belanda ini. Benteng pertahanan tepat di tepi pantai Teluk Penyu membuka pengetahuan saya bahwa Cilacap pada masa lalu berpeluang di serang lewat lautan. Sehingga Kolonial Belanda membangun benteng ini, yang juga merupakan satu paket dengan Benteng Karang Bolong di Pulau Nusakambangan.

Benteng Pendem

Berbekal uang Rp. 5.000, Saya menghabiskan waktu 1 jam untuk menelusuri seluk beluk benteng ini, bahkan saya masuk ke semua ruangan banteng yang memiliki fungsi yang berbeda-beda pada masanya.

9. Pelabuhan Tanjung Intan.

Sepertinya pelabuhan logistik ini tidak terbuka untuk umum karena memang pelabuhan ini sangat sibuk dengan lalu lalang truk-truk berat pengangkut batubara yang di bongkar dari kapal yang berlabuh di pelabuhan ini. Selain batubara juga ada kapal pengangkut pupuk dan bahan produksi gula rafinasi.

Pelabuhan Tanjung Intan

Saya hanya beruntung bisa menembus penjagaan security selama 5 menit sebelum saya akhirnya dilarang dan diminta meninggalkan area pelabuhan ini karena alasan keamanan.

Itulah beberapa alternatif wisata yang berada di dekat pusat kota Cilacap. Berkunjunglah ke Cilacap untuk melihat sisi lain pariwisata yang jarang terexpose untuk umum.