Star Ferry menuju The Hong Kong Observation Wheel

Awan gelap dan kabut yang tak kunjung menipis di pagi itu membuat udara juga tak lekas pula menghangat. Was-was terhadap datangnya hujan yang bisa kapan saja mengguyur Hong Kong dan tentu bisa mengancam rencana gilaku di hari kedua.

Jepretan terakhir di Garden of Stars sebelum meninggalkannya.

Menyusuri Salisbury Road yang penuh dengan proyek pembangunan gedung bertingkat.

Kek jalanan Jakarta yak…

Terus melihat arah jarum kompas di tangan kanan dan map di tangan kiri, Aku terus melangkah untuk menemukan Star Ferry Pier yang Kutahu letaknya berada di sisi kiri arah jalanku.

Di Hong Kong banyak banget double decker kek gitu. Di Jakarta kala itu baru ada 10 biji.

Yess, Aku melihat menara jam warna orange. Itu adalah Hong Kong Clock Tower yang merupakan penanda bagi keberadaan Star Ferry Pier. Aku segera berbelok kekiri menjauhi sibuknya Salisbury Road.

Keren yo, Hong Kong Clock Tower itu….macam di Eropa.

Gerbang Star Ferry Pier sudah terlihat di depan.

Nah itu ntuh…..

Masuk yuk ke bangunan itu !. Wah pemandangan indah menanti di belakangnya.

Kapal hijau-putih itulah Star Ferry yang dimaksud dalam tulisan ini.

Hanya perlu men-tap Octopus Card yang kumiliki untuk memasuki raung tunggu Star Ferry Pier. Tarif ferry seharga Rp. 4.500 akan mengantarkanku menuju Central Ferry Pier di sisi seberang dengan jarak 1 km dan dalam waktu tempuh 12 menit.

Aku masuk ke ruang tunggu ferry.

Tak perlu menunggu lama, ferry pun datang dan masuklah Aku ke dalamnya.

Kapal pesiar Star Cruises….Kapan ya naik kapal pesiar?

12 menit kemudian, sampailah Aku di Central Ferry Pier di Hong Kong Island.

Pelataran Central Ferry Pier.

The Hong Kong Observation Wheel adalah destinasi di luar itineraryku. Bentuknya yang menarik mirip Singapore Flyer atau London Eye (Halah…maksain) membuatku enggan melewatkan wahanan ini.

Tarifnya Rp. 40.000.

Sementara AIA Vitality Park di bawahnya sangat ramai dikunjungi warga Hong Kong pada Jum’at itu. Mungkin karena mereka bersiap menyambut datangnya weekend. Keluarga muda bersama anak-anaknya yang masih kecil terlihat asyik bermain di taman yang di sulap menjadi wahana permainan dan beberapa beverages and food stall di sekitarnya.

Oh indahnya Hong Kong.

10 Destinasi Wisata Hong Kong dalam 48 Jam

Hong Kong merupakan daerah admistrasi khusus Republik Rakyat China yang menjadi wilayah pertama di Asia Timur yang Kukunjungi. Aku mengunjunginya pada tahun 2016.

Perasaanku waktu itu?….Tak terkatakan, pertama kali keluar Asia Tenggara adalah pencapaian prestisius kala itu.

Kenapa begitu?….Terbang ke Hong Kong sesegera mungkin sejak menjadi traveler pada 2011 adalah perkara mudah. Tapi bukan itu esensinya, Aku ini kan traveler penyisir yang mendatangi satu persatu kawasan dengan urut dan detail (tuh kan, Kamu jadi tahu kebiasaan anehku yang lain….orang gelo guwe mah, jangan ditiru!….Hahaha). Jadi begini….

Sebelum menuntaskan eksplorasi Asia Tenggara maka Kupastikan Aku tak akan menuju Asia Timur.

Sebelum menuntaskan eksplorasi Asia Timur maka Aku tak akan pergi ke Asia Selatan.

Sama….Sebelum tuntas Asia Selatan, Aku tak akan menginjak Timur Tengah.

Udah ye….segini dulu, karena Aku baru akan menuntaskan Timur Tengah….Jangan suruh nulis about Eropa!….Guwe belum punya bahan….Hahaha.

—-****—-

Yuk kembali ke Hong Kong. Oh ya, tulisan terakhirku tentang Hong Kong di blog ini ada di link berikut:

https://travelingpersecond.com/2018/02/19/bigbuddha-dan-disneyland-hong-kong/

Nah, kali ini Aku akan menceritakan apa saja yang Kukunjungi selama di Hong Kong. Sedangkan kejadian-kejadian unik akan Kuceritakan detail satu-persatu setelah artikel ini ya….

Inilah sepuluh destinasi utama yang Kukunjungi:

  1. Hong Kong International Airport.

Hari pertama pukul 07:13

Tahu kan, Agustus lalu Hong Kong International Airport lumpuh total karena di duduki massa pro-demokrasi yang menolak RUU Ektradisi Hong Kong.

Ketika lihat TV, Aku jadi teringat kala mendarat di bandara ini pada 4 Januari 2016. Ingatanku masih kuat, waktu itu tanpa mandi selama 24 jam, Aku menaiki Cebu Pacific bernomor penerbangan 5J 108 dari Ninoy Aquino International Airport, Manila.

Lihat tampangku…Percaya kan ga mandi selama 24 jam?.

Lebih percaya lagi ga? tas seuprit itu adalah satu-satunya backpack yang kubawa klayapan ke Manila-Hong Kong-Macao-Shenzen selama 10 hari. Kayak main ke Depok aja kan?….Hahaha.

2. Tian Tan Buddha

Hari pertama pukul 10:13

Dari airport, Aku tak lantas menuju hostel….emang piknik-ers?. Aku bergerak menuju Lantau Island (Yang perlu Kamu tahu bahwa Hong Kong terdiri dari 3 pulau utama yaitu Lantau, Kowloon dan Hong Kong).

Naik double decker bus S56 menuju Tung Chung Station dan dilanjutkan dengan bus no 23 menuju Tian Tan Buddha. `

Kalau ke Hong Kong, Kamu wajib kesini ya. Karena ini adalah patung perunggu terbesar di dunia dengan tinggi 34 meter dan berwujud Buddha duduk. Dibangun 26 tahun silam sebagai pusat kegiatan Buddhisme di Hong Kong.

Gak mandi….tetep aja guanteng….Njiir, pede beud.

3. Hong Kong Disneyland

Hari pertama pukul 13:37

Jangan buru-buru berpindah dari Lantau Island, dalam jarak 33 km dan waktu tempuh 35 menit, Kamu bisa mengunjungi Hong Kong Disneyland.

Demikian pula diriku, meninggalkan Tian Tan Buddha menuju Tung Chung Station kembali kemudian naik MTR (Mass Transit Railway) Tung Chung Line dan berganti dengan MTR Disneyland Resort Line di Sunny Bay Station untuk mencapai tujuan.

Dibuka pada tahun 2005, Hong Kong Disneyland adalah theme park terbesar di Hong Kong. Siapkan saja Rp. 1.000.000 untuk masuk kedalamnya.

Aduh….udel.

4. Kowloon Walled City Park

Hari Pertama jam 18:37

Sepulang dari Hong Kong Disneyland, Aku menyelesaikan proses check-in di Hong Kong Taiwan Hotel yang terletak di Chungking Mansions Building lantai 3. Hotel seharga Rp 264.000 per malam itu terletak di Nathan Road 36-44.

Akhirnya menemukan kedai makanan halal milik warga Hong Kong keturunan India di lantai 1. Selepas lunch yang sangat terlambat itu, Aku menuju Kowloon Walled City Park yang dibangun di daerah bekas pemukiman padat penduduk dengan kriminalitas yang susah diberantas oleh kepolisian Hong Kong.

Bertolak Tsim Sha Tsui Station menuju Lok Fu Station. Dari stasiun ini, hanya perlu berjalan kaki sejauh 1 km menuju Kowloon Walled City Park menyusuri Junction Road dengan waktu tempuh 15 menit.

Taman cukup gelap di malam hari.

5. Ladies Market

Hari Pertama jam 20:15.

Dari Lok Fu Station, Aku menuju Mong Kok Station dengan tarif Rp. 9.000

Ladies Market yang terletak di Tung Choi Street merupakan tempat berbelanja souvenir terkenal di Hong Kong. Kamu yang jago menawar barang bolehlah berbelanja ke sini. Aku?….kagaklah, cuma lihat-lihat aja.

Jam operasioal Ladies Market: 11:00 – 23:30.

6. Avenue of the Stars

Hari kedua jam 09:45

Avenue of the stars adalah plaza jembatan sepanjang 400 meter di sisi utara Victoria Harbour yang dibuat mirip “Walk of Fame” nya Hollywood, dibangun untuk merayakan suksesnya Industri Perfilman Hong Kong. Dihiasi oleh patung para artis dan direktur film terkenal Hong Kong, cetakan telapak tangan (handprints) mereka serta patung-patung yang menggambarkan aktivitas pembuatan film di Hong Kong.

Saat Aku tiba di Hong Kong, Avenue of the Stars sedang mengalami renovasi sehingga semua patung diangkut dan dipamerkan di sebuah taman yang diberi nama Garden of Stars di bilangan Salisbury Road.

Karena renovasi sudah selesai saat ini, maka semua patung dan handprints sudah dipindahkan kembali ke tepian Victoria Harbour dan tentu penampakan lokasinya sudah lebih baik lagi.

Cukup berjalan kaki untuk dari hotel tempatku menginap untuk menuju Garden of Stars.

Ciaaaaaatttt…..hazedigggg.

7. The Hong Kong Observation Wheel dan AIA Vitality Park.

Hari kedua pukul 11:20

Terletak di depan Central Ferry Pier di Hong Kong Island. Ferris wheel setinggi 60 meter ini memiliki 42 gondola sebagai media observasi Hong Kong dari ketinggian. Cukup merogoh kocek Rp 40.000 untuk menaikinya.

Sedangkan AIA Vitality Park berada tepat di bawahnya. Taman ini biasa digunakan untuk olah raga, konser dan festival. Saat Aku kesana memang sedang ada festival untuk menyambut Natal dan Tahun Baru 2018 di taman ini.

8. Bank of China Tower

Hari kedua pukul 12:45.

Bank of China Tower adalah landmark terkenal di Hong Kong Island. Saking terkenalnya sering dicetak sebagai souvenir yang dijual di seantero Hong Kong.

BOC Tower ini terletak Garden Road dan merupakan kantor pusat Bank of China (Hong Kong) Limited. Dengan tinggi 367 meter menjadikannya sebagai bangunan tertinggi keempat di Hong Kong.

Di lantai 43 memiliki observation deck yang awalnya dibuka untuk turis sehingga bisa melihat seisi kota dari atas. Tetapi sayangnya, saat Aku tiba disana fasilitas ini sudah ditutup untuk umum. Beuh….nasib guwe kagak mujur emang.

Trus apa yang kulakukan di tower itu selama 2 jam an?….Baca tulisan setelah ini ya!….hahaha

Itu tuh towernya….khas berkerangka segitiga.

9. Wan Chai District

Hari kedua pukul 17:30

Hadeuh…..ini mah daerah prostitusi…..dasar keparat kamu, Donny!….Hahaha.

Eittt, jangan salah ya….Wan Chai adalah salah satu backpacker area di Hong Kong Island. Guwe baik kan…. ga nginep dimari (hotelku kan di Kowloon Island)….atut….hohoho.

Ya gimana lagi….maksud hati menuju Victoria Park yang menjadi tempat berkumpulnya para TKI….Tampang guwe kan mirip TKI tuh….siapa tahu ada yang mau kasih makanan gratis buat jatah dinner guwe…..#ngarep

Gue kebablasan pas naik Ding Ding Tram….karena keburu hujan lebat dan gak mungkin nyari ntuh taman, maka mampir lah sebentar di pusat Wan Chai District yang harga makanannya murah-murah….Aku keburu dilanda kelaparan.

Bener ternyata….banyak pub-pub dengan wanita-wanita super sexy yang di gandeng para bule….lah guwe, gandengan ama sape?….hahaha.

Suasana di Henessy Road, Wan Chai District

10. Symphony of Lights

Hari kedua pukul 19:55

Symponhy of Lights adalah pertunjukan cahaya dan suara yang dipancarkan dari 42 gedung pencakar langit di seberang Victoria Harbour. Sepulang dari Wan Chai District, Aku sempatkan mampir disini sebelum balik ke hotel. Saat itu adalah malam terakhirku di Hong Kong karena keesokan harinya Aku akan berlayar ke Macao.

Hayo….Siapa yang sudah pernah backpacker ke Hong Kong….Ngacung!.