Genting Highlands….Permata Wisata di Puncak Gunung Titiwangsa.

Tak berpengalaman tidur di kamar berperangkat AC Sentral membuatku tak benar-benar terlelap karena kedinginan. Keuntungan yang kudapat adalah terjaganya diri menyambut fajar yang perlahan hadir. Jam 5:30 aku mulai membasuh badan di kamar mandi bersama.

Siapa tuh lagi mandi?…

Itu semua karenaku. Staff Agosto Inn terhenyak dan tergopoh pontang-panting menyiapkan menu sarapan yang sebetulnya cukup sederhana di meja makan. Maafkan aku jika membuatmu grogi begitu ya, mbak….Hahaha.

Menuang tea pot, memanggang roti tawar, mengaduk oatmeal dan mengiris jeruk Sunkist kulakukan dengan santai sebelum para Srilankan itu merapat ke meja yang sama.

Aku: “Hai….Hello….Are you from India?”. Pertanyaan yang sok tahu.

Srilankan: “No, We are from Colombo”.

Aku: “Oh, Srilanka”.

Srilankan: “Yeaa….Great, you know that”. Tersenyum lebar dan mengajak berjabat tangan.

Aku: “I hope I can go to your exotic country

Srilankan: “Yes….You must go there

Kamu tahu, perlu berapa tahun aku bisa mewujudkan harapan itu?….Yup, 5 tahun kemudian aku hadir di Colombo. Mimpi yang Sempurna….#peterpan.

45 menit kemudian, aku sudah meluncur bersama LRT Laluan Kelana Jaya menuju KL Sentral. Aku akan menangkap pemberangkatan pertama Go Genting Express Bus pada jam 08:00.

Kegagalan mendapatkan tiket pada hari pertamaku di Kuala Lumpur tak terulang setelah tiket tergenggam sebelum jam pertama keberangkatan.

Tiket yang sudah termasuk tarif Genting Skyway.

Girang sedikit ndeso ketika deru “Si Merah Maroon” mulai terdengar di tikungan merangsek memasuki KL Sentral Bus Station yang terletak di lantai basement.

15 menit sebelum keberangkatan. Go Genting Express Bus bersiap di platform.

Bangku yang tak tersisa membuat driver segera bekerja di kursinya dengan menginjak pedal gas dan meninggalkan KL Sentral dalam hitungan menit.

Damn….Pemandangan pertama adalah seorang anak berketurunan Tionghoa yang harus pipis di depan mataku. Air seninya masuk dengan sempurna ke dalam botol air mineral yang dipegang oleh mamanya yang lumayan….Hhmmhh….Canteeekkk. Disimpannya botol itu di bagasi kecil di depan kursinya….Moga ndak ketuker saat minum ya, Mam.

Sejauh 42 km, mata yang menyusuri pemandangan Karak Expressway beriring laju Go Genting Express. Satu jam kemudian, bus perlahan menepi di Lower Genting Skyway Station tepatnya di Basement Level 4 (B4). Aku segera berpindah ke level T1 Genting Skyway Complex untuk menaiki cable car.

30 menit bergelantungan menuju Genting Highlands Station.
Jam 9:20, tiba di Genting Highlands Station yang terintegrasi dengan First World Plaza. Letaknya di level 4.

Sebetulnya ekspektasiku berkunjung di Genting Highlands hanya sekedar ingin tahu saja, tidak ada niatan menginap disana sama sekali karena keterbatasan waktu ngelayap. Alhasil, aku hanya mengalokasikan waktu selama 2 jam untuk mengeksplore First World Plaza.

Karena tiba di First World Plaza lantai 4, berarti aku melakukan eksplorasi terbalik. Dimulai dari lantai 4 dan diakhiri di lantai 1. Perlu kamu ketahui bahwa yang kupijak saat ini adalah bangunan mall modern 4 lantai.

Gokil….Hal pertama yang kulakukan adalah mampir di toko retail makanan dan minuman lokal yang sangat terkenal di Malaysia yaitu Heng Heng Local Delights di lantai 4. Padahal tak tahu bagaimana cara membawanya pulang nanti karena kecilnya backpack dan anti membeli bagasi pesawat.

Jalan-jalan jadoel….Masih kepikiran beli oleh-oleh….Wekawekaweka #geli

Setelah berbelanja, berkelilinglah diriku di Ripley’s Believe It or Not! Adventureland dan mengunjungi Jurassic Research Centre dan menyempatkan bermain di PlayTime! Video Games Park yang merupakan bagian dari Ripley’s Believe It or Not! Odditorium

Setelah mengunjungi First World Indoor Theme Park di lantai 4, aku kembali turun di lantai 2 untuk mengunjungi Snow World.

Mau maen salju?….#gile

Aku juga menyempatkan diri melihat Genting Casino yang sungguh tamak karena menempati 2 lantai sekaligus di First World Plaza. Level 1 dan Level 2 dipakainya untuk bisnis judi itu….#gile

Beda tipis: tampang kalah judi atau gak mampu judi?….#geli

Selesai menjelajah keseluruhan lantai di First World Plaza, kuputuskan untuk kembali ke KL Sentral untuk melakukan eksplorasi Bukit Bintang yang juga merupakan pusat retail dan mode di Kuala Lumpur.

Bersiap pulang kembali ke pusat kota Kuala Lumpur.

Pembangunan besar-besaran oleh 21st Century Fox telah mengubah Genting Highlands menjadi permata wisata Asia bahkan dunia.

Yang belum berkunjung dimari….Monggo silahkan melipir sebentar kesana.