Bus from KLIA to KL Sentral, Malaysia

This is continuation of article:

“Malaysia Airlines Flight MH 0726 from Jakarta to Kuala Lumpur, Malaysia”

(https://wordpress.com/post/travelingpersecond.com/375).

Malaysia Airlines that I rode landed at KLIA on 7:31 pm Kuala Lumpur time.

Towards KLIA Exit Door
After the plane smoothly landed, I dropped off at KLIA arrival hall at 3rd floor. When I
got off from plane, usually I would look for drinking water station to filled my drink
bottle but I couldn’t find it until I was out from airport.

Menuji Exit Gate KLIA

Top Left: I walked along arrival hall H towards immigration counter

Top Right: Passport checking process at immigration counter

Bottom Right: Passed baggage conveyor belt …. but I didn’t carry luggage, so I continued

towards exit door.

Bottom Left: I reached at airport exit door

 

Towards Airport Coach Shelter

Once out of airport exit door, of course, One thing that I looked for was location of Airport Coach that would departed to KL Sentral. Well, I found these direction in KLIA:

sign KLIABecause I was still on 3rd floor, it means I should go down to 2nd floor to got Airport Coach that will took me to KL Sentral (Kuala Lumpur).

Towards Bus Shelter KLIA

Top Left: Then I walked down the escalator to 2nd floor of KLIA

Top Right: And I always followed that sign to Airport Coach shelter

Bottom Right: A moment later I passed a corridor above a driveway.

Bottom Left: I reached the end of corridor adjacent to car park area, Turned to left was escalator to Airport Coach shelter and to right was lift to the same shelter. Actually Airport Coach shelter wasn’t located on 2nd floor but on 1st floor.

escalator n liftTop Left: KLIA car park area at 2nd floor

Top Right: Toilet at the end of corridor before exit to  car park area, very clean and I had
used it for a few moments here.
Bottom Right: At first I wanted to get down to Airport Coach shelter through this
escalator but it was under construction,
Bottom Left: Finally I must use this lift to Airport Coach shelter. At the end of the
corridor near the lift is direction to famous transit hotel in KLIA (Hotel Sama-Sama).

bus shelter

Top Left: Once got off from lift, I was immediately seen Airport Coach ticket counter to KL Sentral

Top Right: I ultimately rode the Airpot Coach with ticket price 10 Ringgit for adults and 6 Ringgit for children.

Bottom Right: Yoyo Express Bus which also took passengers in KLIA and KLIA2. The bus had destination to several cities outside of Kuala Lumpur such as Johor Bahru, Ipoh and Taiping

Lower Left: Finally I boarded Airport Coach to KL Sentral. Distance which would covered about 60 km with travel time about 1 hour journey.

 

 

Bus dari KLIA ke KL Sentral, Malaysia

Ini adalah kelanjutan dari artikel:

“Penerbangan Malaysia Airlines MH 0726 dari Jakarta ke Kuala Lumpur, Malaysia” (https://wordpress.com/post/travelingpersecond.com/339).

Malaysia Airlines yang Gw naiki mendarat di KLIA tepat pukul 7:31 waktu Kuala Lumpur.

Menuju Pintu Keluar KLIA

Setelah pesawat mendarat mulus, Gw diturunkan di Arrival Hall H KLIA lantai 3. Biasanya begitu turun dari pesawat yang Gw cari adalah drinking water station untuk mengisi botol minuman tetapi Gw tidak bisa menemukannya hingga keluar bandara sekalipun.

Menuji Exit Gate KLIA

Kiri Atas : Gw berjalan sepanjang arrival hall H menuju konter imigrasi

Kanan Atas : Proses pengecekan passport di konter imigrasi

Kanan Bawah : Melewat baggage conveyor belt….tapi Gw kan ga bawa bagasi, ya jadi dilanjut ajahhh

Kiri Bawah: Sampai juga di pintu keluar bandara

Menuju Shelter Airport Coach

Begitu keluar dari pintu bandara tentu yang Gw cari adalah dimanakah letak Airport Coach menuju KL Sentral. Nah Gw melihat petunjuk ini di KLIA:

sign KLIAKarena Gw masih berada di lantai 3, berarti Gw harus turun menuju lantai 2 untuk mendapatkan Airport Coach yang akan mengantarkan Gw ke KL Sentral (Kuala Lumpur).

Towards Bus Shelter KLIA

Kiri Atas: Kemudian Gw berjalanan menuruni escalator menuju lantai 2 KLIA

Kanan Atas: Dan Gw selalu mengiIkuti tanda itu untuk menuju shelter Airport Coach

Kanan Bawah : Sesaat kemudian Gw melewati sebuah koridor yang berada tepat diatas jalan mobil.

Kiri Bawah: Gw sampai di ujung koridor yang berbatasan dengan area parkir mobil, belok ke sebelah kiri adalah escalator menuju shelter Airport Coach sedangkan ke sebelah kanan adalah lift menuju shelter yang sama. Ternyata shelter Airport Coach tidak terletak di lantai 2 tetapi di lantai 1.

escalator n liftKiri Atas : Area parkir mobil KLIA lantai 2

Kanan Atas : Toilet di ujung koridor sebelum keluar ke area parkir mobil, sangat bersih dan Gw sempat bersih-bersih beberapa saat disini.
Kanan bawah : Awalnya Gw mau turun ke shelter Airport Coach lewat escalator ini tapi ternyata sedang dalam perbaikan,
Kiri Bawah : Akhirnya Gw harus menggunakan lift ini menuju shelter Airport Coach. Di ujung koridor dekat lift adalah arah menuju hotel transit yang terkenal di KLIA (Hotel Sama-Sama) .

bus shelter

Kiri Atas : Begitu turun dari lift langsung terlihat konter tiket Airport Coach menuju KL Sentral

Kanan Atas : Airpot Coach yang akhirmya Gw naiki dengan harga tiket 10 Ringgit untuk dewasa dan 6 Ringgit untuk anak-anak.

Kanan Bawah : Yoyo Express Bus yang juga mengambil penumpang di KLIA dan KLIA2. Bus ini memiliki tujuan ke beberapa kota di luar Kuala Lumpur seperti Johor Bahru, Ipoh dan Taiping

Kiri Bawah : Akhirnya Gw menaiki Airport Coach menuju KL Sentral. Jarak yang akan ditempuh sekitar 60 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan.

 

 

Bus dari KL Sentral ke KLIA (Kuala Lumpur International Airport) Terminal 1, Malaysia

Untuk penerbangan Internasional, Gw selalu berusaha datang ke airport 3 jam sebelum penerbangan. Karena penerbangan KLM Kuala Lumpur – Jakarta adalah 16:30 maka Gw akan berusaha sampai KLIA 1 (Kuala Lumpur Internatinal Airport Terminal 1) jam 13:30.

Waktu menunjukkan jam 11:15 di stasiun LRT Bandaraya. Sebetulnya membatalkan perjalanan ke Batu Caves karena perubahan jalur transportasi terasa berat di hati walaupun Gw bisa mewujudkannya 2 minggu berikutnya dalam perjalanan berbeda.

Untuk mencapai KLIA , Gw akan menggunakan moda transportasi termurah yaitu Airport Coach. Nah, untuk naik Airport Coach, Gw harus menuju ke KL Sentral terlebih dahulu karena base Airport Coach ada disana.

Dari stasiun LRT Bandaraya, Gw menuju stasiun LRT Masjid Jamek (kedua stasiun itu berada di Laluan Sri Petaling). Dari stasiun LRT Masjid Jamek, Gw melanjutkan menggunakan LRT Laluan Kelana Jaya dan turun di KL Sentral. Cukup bayar ongkos 1,8 Ringgit untuk semua perjalanan ini. Beli token di stasiun LRT Bandaraya dan dikembalikan di KL Sentral.

Sebelum naik ke Bus……Begitu sampai di KL Sentral, Gw putuskan untuk shalat jamak dahulu dan berlanjut dengan lunch.

Panettone KL Sentral

Kedai Panettone….Pemiliknya keturunan India dan mienya yahuut….layak dicoba

Penang White Curry Bowl

Penampakan asli Vs penampakan menu

Saking menikmatinya menu siang itu, ga kerasa jam sudah masuk pukul 13:00. Padahal target Gw masuk KLIA jam 13:30, sudah dipastikan Gw molor dari target sekitar 30-45 menit tergantung waktu tunggu Airport Coach di KL Sentral.

Sebelum turun ke lantai bawah, Gw sempatkan beli softdrink di vending machine dekat escalator menuju konter Aiport Coach supaya mulut bisa iseng menikmati perjalanan ke KLIA sambil sightseeing. Maklum Airport Coachnya bakalan sepi ga ada TV atau musik. Lumayan 1 Ringgit per kaleng, sangat murah dibandingkan beli di minimarket sekitar KL Sentral.

ticket Airport CoachHarga berbeda untuk anak-anak dan dewasa

Perjalanan menempuh jarak 60 km dalam waktu 1 jam.

Selama perjalanan melalui jalan tol, Gw perhatikan perumahan masyarakat sangat tertata dengan rapi dan terpola. Hal ini yang membuat Kuala Lumpur terkesan baik dalam hal tata ruang.

Jalan tol menuju KLIA selama Gw berkunjung 4x kesana tidak pernah macet. OK lah penataan transportasi mereka. Buat Gw sih ga perlu malu mengakui keunggulan mereka dalam hal tata ruang dan transportasi karena tujuan Gw traveling adalah belajar dari negeri orang, membuka wawasan dan menghargai perbedaan.

thanks gaes sudah membaca artikel pendek ini.