Kereta Purwojaya Jakarta-Cilacap, Indonesia

Mulai dari artikel ke 46 ini, Gw akan menyisipkan artikel tentang keindahan negeri Gw tercinta, Indonesia.

Perjalanan kali ini adalah perjalanan tugas dari kantor yang sekaligus Gw berikan nilai tambah dengan berwisata ke kota Cilacap di selatan Pulau Jawa.

Perjalanan Gw tempuh menggunakan kereta eksekutif Purwojaya yang tiketnya Gw issued melalui Traveloka. Harga tiketnya Rp. 260.000 untuk berangkat dan Rp. 315.000 untuk kepulangannya….lumayan kantor yang bayarin….hihihi

tiket

 

Perjalanan dimulai dari rumah sekitar pukul 19:00 menggunakan GO-CAR dan tiba di Stasiun Gambir pukul 20:30. Setelah nge-print tiket di mesin tiket otomatis, menunggulah Gw di ruang tunggu pintu selatan. PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI)menerapkan aturan, penumpang hanya boleh masuk ke peron satu jam sebelum keberangkatan.

Setelah membeli sebungkus kwaci buat nemenin Gw dikereta untuk berkarya di situs ini, akhirnya pukul 21:30 Gw mulai masuk ke peron dengan menunjukkan KTP dan tiket ke petugas jaga. Gw langsung boarding karena kereta memang sudah siap menunggu para tamunya.

Purwojaya Exterior

Kiri: Stasiun Gambir

Kanan: Kereta Purwojaya menunggu penumpang

Melihat ruang gerbong sepertinya ini adalah gerbong lama, hanya memang terawatt dengan baik. Salut sama KAI yang terus berbenah memprofesionalkan diri.

Setelah kereta berjalan sekitar 30 menit suhu ruangan mulai dingin….super dingin….Gw sengaja ga bawa jaket untuk meminimalkan backpack karena Gw juga harus bawa sekardus barang bawaan dan sebuah roll up banner untuk acara kantor….rempongnya kerasa gaes.

Untungnya si Bapak pengecek tiket bilang ke penumpang bahwa nanti akan diberikan selimut ke setiap penumpang. Alhamdulillah….

Purwajaya Interior

Kiri: Interior kereta Purwojaya

Kanan: Selimut untuk setiap penumpang

Gw berkenalan dengan ibu disebelah bangku, kebetulan dia asli Cilacap. Ya sudah Gw nanya-nanya aja tentang wisata di Cilacap. Dengan sabarnya dia menjawab bahkan menunjukkan foto-fotonya di beberapa lokasi wisata di Cilacap.

Setelah si Ibu tertidur mulailah Gw mengetik artikel untuk situs ini….tapi bukan artikel yang ini ya gaes….justru artikel ini Gw ketik pas Gw melakukan perjalanan menggunkan LINTAS Travel dari Bandung ke Jakarta….hihihi

Kereta Purwojaya sendiri akan berhenti di beberapa Stasiun besar seperti Bekasi, Cirebon, Purwokerto, Kroya, Maos dan berakhir di Cirebon.

Sekitar pukul 05:00 tak terasa kereta tiba di Cilacap. Walaupun ditelfonin staff dari Whiz Hotel Sudirman bahwa Gw ditunggu di parkiran Stasiun untuk dijemput, Gw sempatkan 7 menit untuk mengabadikan suasana Stasiun Cilacap di pagi hari.

Stasiun Cilacap pagi

Stasiun Cilacap bagian dalam

Walah Gw lupa mengabadikan penampakan Stasiun Cilacap dari depan karena buru-buru ke mobil penjemput. Tapi jangan khawatir gaes….Gw mengabadikannya saat kepulangan menuju Jakarta 3 hari berikutnya.

Cekrekkkk……

Stasiun Cilacap SiangStasiun Cilacap yang awalnya dibangun Kolonial Belanda pada 1879 untuk mengangkut hasil tanam paksa. Stasiun ini terletak pada posisi paling selatan pulau Jawa. Bangunan asli stasiun ini sudah di rusak saat kolonial Jepang dan bangunan yang sekarang adalah pembangunan kembali setelah pengrusakan tersebut.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s